Produk hasil perikanan seperti ikan dan beragam jenisnya, dapat dipasarkan dalam bentuk hidup, segar dan olahan. Berdasarkan mutu kesegarannya, ikan hidup atau ikan yang baru mati merupakan produk yang paling segar sehingga kesegaran ikan diukur berdasarkan tingkat perbedaannya dibandingkan dengan ikan hidup atau ikan yang baru mati. Apabila tingkat perbedaan kesegarannya dibandingkan dengan ikan yang baru mati semakin jauh, dapat dikatakan ikan telah busuk.
Senin, 13 April 2020
Penanganan Hasil Perikanan - Metode Pengolahan
Produk hasil perikanan seperti ikan dan beragam jenisnya, dapat dipasarkan dalam bentuk hidup, segar dan olahan. Berdasarkan mutu kesegarannya, ikan hidup atau ikan yang baru mati merupakan produk yang paling segar sehingga kesegaran ikan diukur berdasarkan tingkat perbedaannya dibandingkan dengan ikan hidup atau ikan yang baru mati. Apabila tingkat perbedaan kesegarannya dibandingkan dengan ikan yang baru mati semakin jauh, dapat dikatakan ikan telah busuk.
Penanganan Hasil Perikanan - Kemunduran Mutu
ikan yang digunakan sebagai bahan baku di dalam pengolahan sangat berpengaruh terhadap kelancaran proses pengolahan dan berpengaruh juga terhadap mutu produk yang dihasilkan. Semakin tinggi mutu ikan yang digunakan dapat diperkirakan bahwa proses pengolahan akan berjalan semakin lancar dan peluang untuk menghasilkan produk bermutu tinggi akan semakin besar. Oleh karena itu, syarat utama yang pertama kali harus dipenuhi dalam proses pengolahan ikan adalah tersedianya bahan baku ikan bermutu tinggi.
Penanganan Hasil Perikanan - Ikan sebagai Bahan Baku
Ikan dengan segala jenisnya, sampai saat ini masih dipercaya sebagai sumber protein hewani yang utama bagi manusia. Ikan bukan hanya dipakai sebagai bahan pangan, tetapi juga dapat digunakan untuk menghasilkan produk kesehatan, pakan, kosmetik, dan sebagainya. Hal ini memungkinkan karena bagian-bagian organ dari ikan memiliki struktur histologi dan komposisi kimia yang bervariasi. Ukuran, komposisi kimia dan nilai gizi tergantung pada spesies, umur, jenis kelamin, kondisi fisiologis dan kondisi lingkungan tempat hidupnya.
Kamis, 09 April 2020
Penanganan Hasil Perikanan - Presto Ikan
Pengolahan dan pengawetan ikan menjadi hal yang penting untuk diketahui oleh semua lapisan masyarakat agar semakin peduli dengan kesehatan, karena tidak mungkin kita menyajikan makanan dengan kualitas yang buruk untuk dikonsumsi oleh keluarga, tetangga saudara atau konsumen rumah makan (jika Anda adalah seorang pengusaha). Ada banyak macam cara untuk memperpanjang kualitas ikan saat penyimpanan.
Penanganan Hasil Perikanan - Pengasapan
Pengolahan dan pengawetan ikan menjadi hal yang penting untuk diketahui oleh semua lapisan masyarakat agar semakin peduli dengan kesehatan, karena tidak mungkin kita menyajikan makanan dengan kualitas yang buruk untuk dikonsumsi oleh keluarga, tetangga saudara atau konsumen rumah makan (jika Anda adalah seorang pengusaha). Ada banyak macam cara untuk memperpanjang kualitas ikan saat penyimpanan.
Penanganan Hasil Perikanan - Terasi
Penanganan Hasil Perikanan - Teknik Penanganan dengan Es

Proses pembusukan pada ikan disebabkan oleh aktivitas enzim, mikroorganisme, dan oksidasi dalam tubuh ikan itu sendiri dengan perubahan seperti bau busuk, daging menjadi kaku, mata pudar, serta adanya lendir pada insang maupun tubuh bagian luar. Hanya dalam waktu sekitar 8 jam sejak ikan ditangkap/didaratkan sudah akan timbul perubahan yang mengarah pada kerusakan. Oleh karena itu, agar ikan dan hasil perikanan lainnya dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin, maka perlu dijaga kondisinya. Proses pengolahan merupakan salah satu cara untuk mempertahan ikan dari proses pembusukan, Ikan merupakan salah satu bahan pangan yang bersifat highly perishable, terutama pada kondisi tropis ikan lebih cepat mengalami kemunduran mutu. Hal ini merupakan suatu fakta yang dapat ditangani dengan cara menurunkan suhu tubuh ikan agar kesegarannya tetap maksimal.
Penanganan Hasil Perikanan - Metode Pendinginan
Proses pendinginan ikan dapat dilakukan dengan cara penggunaan udara dingin (chilling in cold air), pemberian es (icing) atau penggunaan air dingin (chilling in water). Banyak bahan pendingin yang dapat digunakan untuk menurunkan temperatur tubuh ikan, diantaranya es kering, air laut yang didinginkan atau es batu. Dari cara pendinginan di atas, penggunaan es batu lebih banyak dilakukan oleh masyarakat untuk menurunkan suhu ikan dan mempertahankan kondisi tersebut selama diperlukan, sedangkan penggunaan air laut yang didinginkan dilakukan oleh nelayan.
Penanganan Hasil Perikanan - Pengawetan dengan Dry Ice
Di sini, kita akan membahas tentang ikan dan produk olahannya. Karena ikan bukan hanya bisa dikonsumsi secara langsung dengan digoreng, ditumis, diasinkan, dibakar atau dipepes. Ikan juga bisa dikonsumsi melalui produk olahannya. Sebut saja nugget ikan, bakso ikan hingga surimi dan banyak lagi yang lainnya.
Penanganan Hasil Perikanan - Jenis dan Macamnya
Kita mungkin sudah pernah mendengar kalimat-kalimat seperti “Ayo Makan Ikan”, “Pentingnya konsumsi ikan”, sampai dengan “Ayo makan ikan! Jika tidak, tenggelamkan!”. Sudah banyak orasi-orasi yang diserukan pemerintah, agar masyarakat tidak hanya rajin mengonsumsi daging ayam atau pun daging sapi, tetapi juga ikan. Hal itu dikarenakan konsumsi ikan yang masih sangat rendah di Indonesia. Apalagi, jika dibandingkan dengan masyarakat Jepang, yang bahkan menjadikan ikan sebagai menu andalan atau favoritnya.