Ikan air tawar yang banyak digemari oleh masyarakat kita salahsatunya adalah ikan nila. Ikan nila merupakan ikan konsumsi yang hidup di perairan tawar. Ikan nila dikenal sejak tahun 1969 yang diintroduksi dari Negara Afrika yaitu bagian timur antara lain di Kenya, danau Tangayika, dan sungai Nil kemudian dibawa ke Amerika, Eropa, Tumur Tengah dan Asia. Untuk Indonesia sendiri, oleh BPPAT pada tahun 1969-an bibit ikan nila telah didatangkan dari Negara Taiwan. Saat ini ikan nila dikenal dipelihara di kolam-kolam dan diperjual belikan sebagai ikan konsumsi.
Tampilkan postingan dengan label Azolla. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Azolla. Tampilkan semua postingan
Rabu, 29 Juli 2020
Pakan Alami Ikan Nila - Azolla
Ikan air tawar yang banyak digemari oleh masyarakat kita salahsatunya adalah ikan nila. Ikan nila merupakan ikan konsumsi yang hidup di perairan tawar. Ikan nila dikenal sejak tahun 1969 yang diintroduksi dari Negara Afrika yaitu bagian timur antara lain di Kenya, danau Tangayika, dan sungai Nil kemudian dibawa ke Amerika, Eropa, Tumur Tengah dan Asia. Untuk Indonesia sendiri, oleh BPPAT pada tahun 1969-an bibit ikan nila telah didatangkan dari Negara Taiwan. Saat ini ikan nila dikenal dipelihara di kolam-kolam dan diperjual belikan sebagai ikan konsumsi.
Kamis, 23 November 2017
Azolla sebagai Pakan Ikan Alternatif
Azolla merupakan tumbuhan paku air yang daunnya mengapung di permukaan, sedangkan akarnya menggantung di bawah air. Azolla yang dalam masyarakat sering dikenal sebagai ganggeng, mata lele, atau mata air, sering ditemukan pada genangan air, selokan, kolam, persawahan, danau, atau sungai. Sering kali azolla dianggap sebagai gulma atau tanaman pengganggu. Namun, sebenarnya tumbuhan paku ini dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak atau pakan ikan, bahkan pupuk tanaman. Beberapa jenis azolla yang dikenal sampai saat ini antara lain Azolla pinnata, A. caroliniana, A. filliculoides, A. mexicana, A. microphylla dan A. nilllotica.
Rabu, 18 Oktober 2017
Jumat, 16 Desember 2016
Budidaya Azolla sebagai Pakan Alternatif Ikan Nila
Azolla (Azolla pinata) adalah satu-satunya genus paku air yang mengapung dari suku Azollaceae. Biasanya dia akan bersimbiosis dengan bakteri biru-hijau bernama Anabaena Azollae, yang kemudian mengikat nitrogen langsung dari udara (www (dot)batan(dot)go (dot)id, 2012).
Tanaman paku air atau bahasa Latin Azolla microphylla mungkin belum terlalu akrab di telinga masyarakat awam. Tetapi ternyata tanaman yang merupakan genus suku Azollaceae ini memiliki cukup banyak manfaat, terutama di sektor peternakan dan pertanian untuk pakan ikan dan unggas serta pupuk. kandungan gizi Azolla cukup menjanjikan. Kandungan protein misalnya, mencapai 31,25 persen, lemak 7,5 persen, karbohidrat 6,5 persen, gula terlarut 3,5 56persen dan serat kasar 13 persen. lebih tinggi jika dibandingkan dengan konsentrat dedak, jagung, dan beras pecah.
Tanaman paku air atau bahasa Latin Azolla microphylla mungkin belum terlalu akrab di telinga masyarakat awam. Tetapi ternyata tanaman yang merupakan genus suku Azollaceae ini memiliki cukup banyak manfaat, terutama di sektor peternakan dan pertanian untuk pakan ikan dan unggas serta pupuk. kandungan gizi Azolla cukup menjanjikan. Kandungan protein misalnya, mencapai 31,25 persen, lemak 7,5 persen, karbohidrat 6,5 persen, gula terlarut 3,5 56persen dan serat kasar 13 persen. lebih tinggi jika dibandingkan dengan konsentrat dedak, jagung, dan beras pecah.
Sabtu, 31 Oktober 2015
Budidaya Azolla sebagai Pakan Alami Ikan
Azolla adalah tumbuhan paku-pakuan yang hidup diperairan, tumbuhan ini dapat hidup di permukaan air. Tumbuhan ini bersimbiosis dengan Anabaena azollae, alga biru hijau (Cyanobacteria) dan Azolla sebagai inangnya atau rumah bagi alga. Alga hidup di bawah rongga daun Azolla.
Langganan:
Postingan (Atom)

