Udang merupakan salah satu komoditas terbesar yang menjadi andalan bagi negara kita Indonesia dalam pasar ekspor internasional. Seperti kata pepatah yang mengatakan, " tidak ada sesuatu yang sempurna", udang pun mudah terjangkit berbagai macam penyakit yang beragam pula jenisnya. Mulai dari era udang windu yang di hantam habis oleh penyakit White spot hingga kemudian sekarang udang vanname yang mulai di lantak oleh penyakit WFD (White Feses Disease).
Tampilkan postingan dengan label Udang Vanname. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Udang Vanname. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 10 Juni 2017
Senin, 10 April 2017
Penyakit Udang Rebus
Penyakit Udang Rebus atau Penyakit Infectious Myonecrosis (IMNV) pada umunnya menyerang udang-udang penaeid. Inang utama dari virus ini adalah udang vanname yang dibudidayakan pada media air laut dan payau. Hasil penelitian lain menyebutkan bahwa virus ini meyerang Penaeus monodon dan Penaeus stylirostris.
Penyakit Taura Syndrome pada Udang
Penyakit Taura Syndrome atau TSV dikenal sebagai penyakit fase juvenil pada Litopenaeus vanammei, dan umumnya terjadi antara 14-40 hari pasca tebar di tambak, dengan kematian mencapai 95% apabila penyakit terjadi pada umur 30 hari pertama, kemungkinan infeksi berasal dari induk (vertical transmission ) namun apabila terjadi pada umur 60 hari pasca tebar, kemungkinan infeksi berasal dari media air (horisontal transmision)
Jumat, 29 Juli 2016
Tahapan Budidaya Udang Vanname
Minggu, 03 November 2013
Budidaya Udang Vannamae
Udang Vaname (Penaeus vannamei) di Indonesia merupakan jenis udang introduksi dari kawasan sub-tropis sekitar perairan negara Meksiko, Amerika Latin. Meskipun asal udang vaname dari kawasan sub-tropis, dalam pengembangannya dapat pula dibudidayakan di kawasan tropis secara massal dengan penerapan teknologi dari sederhana hingga intensif.
Langganan:
Postingan (Atom)