Sebutan ”nila” pada ikan nila (Oreochromis niloticus) merujuk nama Sungai Nil di Afrika sebagai tempat asalnya, sekaligus menegaskan bahwa ikan itu berjenis ikan air tawar. Namun, para peneliti di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) berhasil merekayasanya menjadi ikan tahan air asin.
Jumat, 16 Desember 2016
Penyakit pada Ikan Nila dan Cara Pencegahannya
Hama dan penyakit dalam budidaya pembesaran ikan air tawar sering kali menjadi kendala utama yang merugikan petani. Hal ini juga bisa terjadi pada budidaya ikan nila. Untuk itu, kita harus mengetahui jenis-jenis penyakit maupun gangguan hama sehingga kita sesegera mungkin dapat mencegahnya.
Analisa Usaha Budidaya Pembesaran Ikan Nila Merah Super
Ikan nila merupakan jenis Ikan air tawar yang banyak disukai masyarakat, bahkan dari kalangan pemulung sampai Presiden suka dengan segala jenis olahan dari ikan nila. Oleh karena itu, saai ini ikan nila begitu populer sehingga banyak dibudidayakan oleh masyarakat. Disamping Hoby dan bisnis, ikan nila ini banyak disukai karena rasanya yang enak dan memiliki gizi yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan dan kesehatan, bahkan banyak meningkatkan kecerdasan.
Budidaya Ikan Nila Merah Nilasa
Semakin menurunnya kualitas ikan nila yang beredar di masyarakat mengakibatkan penurunan hasil produksi dari budidaya ikan nila itu sendiri, termasuk jenis ikan nila merah. Hal ini tentu merugikan para petani ikan nila serta kurangnya pasokan untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
Ikan Nila Merah (Oreochromis sp.) merupakan komoditas ekspor yang disukai oleh konsumen dunia karena memiliki warna daging yang menarik, lezat rasanya dan tidak memiliki duri antar muskular. Permintaan ikan Nila Merah terus meningkat setiap hari, namun belum dapat terpenuhi karena produksinya masih rendah.
Pembenihan Ikan Nila Gift Secara Massal
Secara genetik, ikan nila GIFT ( Genetic Improvement for Farmed Tilapia ) telah terbukti memiliki keunggulan pertumbuhan dan produktivitas yang lehih tinggi dibandingkan dengan jenis ikan nila lain. Selain itu, ikan nila mempunyai sifat omnivora, sehingga dalam budidayanya akan sangat efisien, dalam biaya pakannya rendah. Padahal Komponen biaya pakan dalam usaha budidaya mencapai 70% dari biaya produksi. Sebagai perbandingan nilai efisiensi pakan atau konversi pakan ( Food Conversion Ratio ), ikan nila yang dibudidayakan di tambak atau karamba jaring apung adalah 0,5 – 1,0 ; sedang ikan mas sekitar 2,2 – 2,8.
Tips Memilih Bibit dan Induk Ikan Nila
Kesuksesan budidaya ikan nila mempunyai beberapa faktor penentu, salah satu yang terpenting adalah pemilihan induk dan benih. Faktor bibit dan induk sangat menentukan dalam keberhasilan budidaya ikan nila. Bibit dan induk ikan nila yang baik akan menghasilkan benih yang berkualitas dan memberikan nilai tambah ekonomi yang memuaskan.
Manajemen Budidaya Ikan Nila Fase Awal
Sukses Budidaya Ikan Nila Dengan Karamba
Dalam kurun waktu dua tahun, pria yang sehari-hari akrab disapa Kindul itu sudah memiliki 31 unit kerambah. Bahkan, dia sudah mampu membuka lapangan pekerjaan dengan merekrut tiga orang pemuda untuk dijadikan karyawannya.
Jenis Makanan dan Laju Pertumbuhan Ikan Nila
Nila adalah jenis ikan yang tergolong sebagai ikan pemakan segala (omnivora) sehingga bisa mengonsumsi pakan berupa hewan atau tumbuhan. Karena itu, ikan ini sangat mudah dibudidayakan. Ketika masih benih, pakan yang disukainya adalah zooplankton (plankton hewani), seperti Rotifera sp., Moina sp., Atau Daphnia sp.
Selain itu benih nila juga memakan alga atau lumut yang menempel di bebatuan yang ada di habitat hidupnya. Ketika dibudidayakan, nila juga memakan tanaman air yang tumbuh di kolam budidaya. Jika telah mencapai ukuran dewasa, ikan ini bisa diberi berbagai pakan tambahan seperti pelet.
Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal
Nila merupakansalah satu jenis ikan yang memiliki rasa yang begitu lezat. Ikan nila juga cocok untuk dimasak menjadi menu yang pedas, pedas manis, maupun pada bumbu rujak. Nila juga biasa disajikan di restoran-restoran dengan lalapan serta sambal yang beraneka jenisnya, seperti sambal tomat,sambal ijo, , sambal terasi,sambal bawang, sambal leunca dan lainnya. Karena cukup digemari, tak ada salahnya jika Anda bisa membudidayakannya.
Maka sebelum itu, penting bagi Anda untuk mengetahui resensi budidaya ikan nila pada kolam dengan media terpal yang akan dijelaskan pada pembahasan berikut ini:
Langganan:
Postingan (Atom)