Sabtu, 19 September 2015

Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal



Ikan nila adalah ikan yang paling banyak dikonsumsi sehari-hari. Ikan ini adalh jenis ikan yang hidup di air tawar yang banyak dicari masyarakat dan pemasarannya sangat luas. Untuk anda yang ingin budidaya ikan nila, anda bisa mencoba menggunakan kolam terpal. Selain mudah dibersihkan, kolam terpal tidak membutuhkan modal yang sangat banyak seperti kolam beton sehingga anda bisa mendapatkan keuntungan yang berlipat.
Cara Budidaya Ikan Nila dengan Kolam Terpal
Untuk Budidaya ikan nila dengan kolam terpal, anda harus melakukan langkah-langkah seikut:

1. Pembuatan kolam
Buatlah galian tanah untuk kolam ikan dan pasanglah terpal dengan rangka besi atau kayu. Beri kapur dan pupuk agar bisa tumbuh biota air. Selalu beri saringan pada pintu masuk air. Setalah air terisi pada kolam, biarkanlah selama 7 hari.

2. Penebaran Benih
Untuk benih ikan nila, pilihlan yang berukuran 8-12 cm dengan ukuran berat 30 gram per ekor. Pilihlah ikan nila yang sehat dan lincah. Pilihlah juga yang bebas dari penyakit. Untuk bibit ikan nila, anda bisa melakukan pembibitan sendiri dengan pemijahan. Pastikan anda memilih indukan yang berkualitas agar mendapatkan bibit unggul. Jika anda tidak mempunyai waktu unutk melakukan pembibitan sendiri, anda bisa membeli di tempat lain. Untuk pembenihan, sbaiknya tebarlah sekitar 5-10 ekor untuk 1 meter persegi.

3. Pemberian Pakan
Pemberian pakan harus secara rutin untuk menghindari ikan nila terkena penyakit karena kurang pakan. Agar keuntungan anda lebih maksimal, anda bisa mencampur antara pakan pembelian dan pakan yang anda buat sendiri. Pakan yang dibuat sendri bisa terbuat dari sisa-sisa makanan dapur atau daun tumbuh-tumbuhan.

Jika anda melakukannya dengan baik, dalam 4-6 bulan anda bisa memanen nila anda. Pastikan berat ikan nila sudah mencapai 400-600 gram per ekor. Anda bisa memanennya secara bertahap menggunakan jaring. Dengan modal yang tidak terlalu banyak untuk kolam terpal, anda dapat menghasilkan keuntungan yang berlipat dengan panen melalui budidaya ikan nila yang Anda lakukan setiap hari. Untuk pemasaran, anda cukup dengan mudah menjualnya di pasar tradisional. Jika kualitas ikan nila anda bagus, anda bisa menawarkannya ke pasar modern seperti swalayan untuk mendapatkan harga yang lebih tinggi.

Sumber : Gusniyati Rahayu;  http://budidaya-ternakku.blogspot.co.id/

3 komentar:

  1. Balasan
    1. makasih atas tanggapannya..
      mengenai modal yang diperlukan, sebenarnya sangat tergantung dengan kondisi daerah setempat dan sifatnya analisa saja baik dari modal dan berapa kira2 keuntungan yg akan didapatkan, namun dalam membuat analisanya, beberapa parameter yang harus diingat antara lain : biaya sarana/prasaran, biaya bibit, biaya operasional selama pembesaran, harga jual dan rasio kematian selama pemeliharaan.. Sebagai gambaran : pembesaran nila mulai dari benih berumur dua bulan (ukuran jempol) sampai nila berukuran 4-5 kg/ekor selama 4 bulan. perhitungan yang digunakan dalam usaha pembesaran nila sebagai berikut:
      - Luas kolam 1000 m persegi merupakan lahan sewa
      - Benih yang akan dibesarkan sebanyak 60.000 ekor
      - Jumlah tenaga kerja dua orang. Rp 750.000/bln/org
      - Pembesaran ini selama empat bulan berukuran 200-300 g/ekor.
      - Total produksi nila konsumsi yang dipanen kurang lebih 10 ton.

      Modal sarana pembesaran
      - Kolam 1000 meter persegi selama empat bulan Rp. 1.200.000
      - Benih nila 60.000 ekor Rp. 9.000.000
      - Alat perikanan Rp. 500.000

      Total Rp. 10.700.000
      Biaya operational
      - Pakan buatan sendiri Rp. 42.000.000
      - Tenaga kerja dua orang Rp. 6.000.000
      - Obat-obatan dan keperluan lain Rp.10.000.000
      Total Rp. 58.000.000

      Total Pengeluaran=Modal Sarana Pembesaran + Biaya Operational
      = Rp. 10.700.000 + Rp. 58.000.000
      = Rp. 68.700.000

      seperti yg saya sebutkan diatas,beberapa parameter saya tergantung dgn kondisi setempat, misalnya apakah lahan yang akan digunakan lahan milik sendiri atau sewa, pakan dibeli atau dibuat sendiri, tenaga kerja yang dipakai, dan lain sebagainya..
      demikian sedikit penjelasan saya.., semoga bermanfaat.

      Hapus
  2. jual azolla bandung - telp / what apps : 0896 3650 3911
    sedia bibit azolla pengiriman seluruh NKRI / tanaman paku air per paket per 1kg

    kegunaan azolla :
    - penghijau dan penjernih air kolam ikan, sawah, kolam terpal, kolam semen, taman air
    - pakan alternatif alami ikan gurame, nila, mujair, mas, koi, lele, hias, belut, patin dll
    - pakan alternatif unggas : ayam, bebek, entog, angsa, broiler, pelung, bangkok, buras/kampung dll
    - pakan alternatif / pengganti rumput utk sapi, kambing, kerbau, domba tanpa ngarit / kemarau
    - bahan baku pupuk hijau & kompos alami utk tanaman pekarangan, sawah, kebun, lahan gambut jadi sambil berkolam skalian punya stok pupuk sendiri..
    - sebagai alternatif pengurai air limbah / lahan kritis berair sperti : bekas galian c, air tpa sampah, penetral air kolam pemancingan, air selokan limbah industri rumahan tahu /tempe / makanan tradisional
    - penstabil keasaman air / PH dan kadar oksigen terutama kolam buatan : terpal, bak semen, toren cor tebar padat
    - kandungan dan kegunaan lain ny bisa cari di google

    what apps / sms / telp / bbm : (pasti dibales)
    salam hijau dan kembalikan tanah air sebagai mana fungsi nya tanpa bahan kimia..

    BalasHapus