PATIN SIAM (Pangasius hypophthalmus) memiliki beberapa karakteristik yang unggul, yakni antara lain memiliki kemampuan reproduksi lebih besar dibandingkan dengan ikan patin lokal, khususnya dalam hal fekunditas atau jumlah telur yang diproduksi. Selain itu, patin siam memiliki daya tahan (teloransi) yang baik terhadap kondisi perairan, namun ikan hasil hibrid yaitu ikan pasupati juga memiliki ke unggulan memiliki daging putih.
Tampilkan postingan dengan label Ikan Patin Siam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ikan Patin Siam. Tampilkan semua postingan
Kamis, 11 Maret 2021
Budidaya Ikan Patin - Pembenihan Ikan Patin Siam
PATIN SIAM (Pangasius hypophthalmus) memiliki beberapa karakteristik yang unggul, yakni antara lain memiliki kemampuan reproduksi lebih besar dibandingkan dengan ikan patin lokal, khususnya dalam hal fekunditas atau jumlah telur yang diproduksi. Selain itu, patin siam memiliki daya tahan (teloransi) yang baik terhadap kondisi perairan, namun ikan hasil hibrid yaitu ikan pasupati juga memiliki ke unggulan memiliki daging putih.
Jumat, 29 Januari 2021
Pembenihan - Ikan Patin Siam

Ikan patin siam (Pangasinodon hypophthalmus) merupakan ikan introduksi dari Thailand pada tahun 1972. Ikan ini proses domestikasinya mudah dan cepat di perairan Indonesia sehingga budidayanya berkembang dengan pesat. Penyebaran kegiatan budidayanya meliputi pembesaran di kolam, sungai, danau, atau waduk buatan di pulau Sumatera, Kalimantan dan Jawa.
Langganan:
Postingan (Atom)