Senin, 31 Juli 2017

Proses Pemijahan Ikan Mas



Dilihat dari kacamata para petani yang sudah melakukan budidaya pembenihan ikan mas, bahwa rata-rata ketika di habitat aslinya, ikan mas memijah pada awal musim hujan. Yaitu dengan proses tanah kering yang dirangsang oleh siraman air hujan. Berbeda dengan budidaya pembenihan, yang hampir dilakukan sepanjang tahun.

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas sedikit mengenai hal-hal yang harus disiapkan sebelum melakukan cara pemijahan ikan mas, yang meliputi ciri indukan matang gonad, penyiapan kolam pemijahan, proses pemijahan dan penetasan telur. Sedangkan untuk cara memilih dan memelihara calon indukan ikan mas serta merawat benih hasil pemijahan,

Ciri Indukan Matang Gonad

Sebelum dipijahkan, antara indukan jantan dan betina harus dipelihara di kolam terpisah. Pemeliharaan dilakukan hingga indukan memasuki masa matang gonad. Indukan matang gonad adalah indukan ikan yang telah masuk masa subur dan siap untuk melakukan pembuahan.

Pada umumnya indukan jantan yang apling ideal untuk dipijahkan minimalnya sudah mencapai usia 10 - 12 bulan,dengan berat tubuh 0,6 kg. Sedangkan indukan betina lebihbagus yang memiliki umur lebih tua yaitu kisaran antara 1,5 - 2 tahun dengan berat tubuh rata-rata 2 - 3 kg.





Ciri-ciri indukan ikan mas betina matang gonad:

Bentuk perut buncit, membulat, dan bagian bawahnya lunak.
Alat kelaminnya berwarna merah, mengembang,dan terbuka.
Bagian anus terlihat menonjol seperti membengkak
Ciri-ciri indukan jantan ikan mas matang gonad:

Bila perut bagian bawah ditekan akan mengeluarkan sperma, cairan berwarna putih.
Bentuk tubuh ramping dan gesit.
Cara Pemijahan Ikan Mas- Pemberokan Indukan IkanPemberokan yang dimaksud adalah pemeliharaan indukan jantan dan betina dalam kolam terpisah, tanpa diberi makan selama 1-2 hari. Sebelum dipijahkan lakukan pemberokan pada indukan jantan dan betina. Tujuan pemberokan untuk menghilangkan lemak disekitar kantong telur. Lemak yang menyelubungi kantong telur akan menghambat pelepasan sel telur ketika memijah.

Tujuan lain yaitu supaya kedua indukan jantan tersebut memiliki kerinduan yang tinggi untuk bertemu, sehingga saat mereka berdua dijadikan satu alias pemijahan akan saling mengenal dan cepat melakukan pembuahan.



Menyiapkan kolam pemijahan

Jika sobat memiliki lokasi yang agak lebar, untuk melakukanpemijahan ikan mas, kolam yang cocok biasanya berupa kolam tanah. Tahap-tahap yang harus dilakukan adalah penjemuran kolam, pengolahan tanah, pengapuran, pemupukan dan pengairan.

Lokasi paling ideal sekitar 6 m2 per kg bobot tubuh, ini untuk setiap indukan betina yang akan memijah, dengan kedalaman air kolam 60-80 cm. Misalnya, untuk indukan seberat 4 kg dibutuhkan kolam seluas 20 m2. Jadi, kolam seluas 100 m2 kira-kira bisa diisi oleh 3 indukan. Siapkan juga pelengkap seperti kakaban.

Fungsi kakaban sendiri sebagai tempat meletakkan telur-telur ikan mas yang telah dibuahi. Sobat dapat membuat kakaban dari ijuk yang dijepit dengan bilah bambu dan dikasih pemberat agar tenggelam dalam air. dengan lebar sekitar 40 cm, sedangkan panjangnya bisa buat antara 1 - 2 M. Berikut ini cara mudah membuat kakaban:

Sebelum dipasang berjejer,ijuk disisir rapi dengan sisir kawat, letakkan berjejer hingga sepanjang kakaban.
Kemudian siapkan dua bilah bambu dengan tujuan untuk menjepit ijuk tersebut. Bagian yang dijepit adalah tengah ijuk.
Paku kedua bilah bambu tersebut agar menjepit ijuk dengan kuat.
Bentuk kakaban dari Ijuk.Untuk membuat kakaban, biasanya menyesuaikan denganjumlah pemijahan ikan mas sobat. Untuk kakaban berukuran 40×100 cm dibutuhkan 5-6 kakaban per kg induk ikan mas. Misalnya, indukan sebesar 4 kg membutuhkan 20 - 25 kakaban.



Langkah selanjutnya pasang kakaban di dasar kolam. Ikatkan kakaban pada patok yang menancap ke dasar kolam sehingga kakaban dalam posisi melayang. Tidak mengapung di atas air sekaligus juga tidak tenggelam di dasar kolam. Kira-kira berada dibawah permukaan air sekitar10-25 cm.





Cara Pemijahan Ikan Mas yang Tepat dan Mudahpada umumnya cara pemijahan ikan mas sendiri terdiri dari duatahap, yaitu secara alami dan tahap buatan. Tahap pemijahan alami yaitu mengawinkan indukan dengan meletakkan ikan jantan dan betina dalam satu kolam, sehingga mereka melakukan perkawinan sendiri. Sedangkan proses buatan yaitu indukan betina dibuahi dengan bantuan manusia dengan cara penyuntikan hipofisa atau hormon dan pembuahan dilakukan secara in vitro.

Penyuntikan hypofisa atau hormon ini dilakukan ketikan indukan jantan dan betina susah dalam melakukan pemijahan.Pemijahan ikan mas buatan biasanya dilakukan oleh petani pembenihan yang menyediakan benih ikan secara kontinyu dan jumlahnya banyak.



Cara pemijahan ikan mas masing-masing daerah tentunya berbeda-beda, dalam ha ini info ikan akan mengambil langkah yang paling mudah saja, yaitu yang biasa dilakukan oleh orang sunda. Sebetulnya ada beberapa tekhnik sendiri proses pemijahan secara alami. Berikut ini langkah-langkahnya:

  • Setelah kakaban ijuk dipasang melayang dalam air, sekitar 10-15 cm dibawah permukaan air. Ikat kakaban pada patok yang menancap kuat agar tidak bergeser oleh aktivitas ikan saat memijah.
  • Masukkan indukan betina dan jantan bersama-sama. Perbandingan bobot indukan betina dan jantan 1:1, sedangkan dari jumlahnya bisa 2:1 atau 3:1.
  • Pelepasan induk biasanya berlangsung pada sore hari sekitar pukul 16.00-17.00. Proses pemijahan akan berlangsung dini hari sekitar pukul 01.00-06.00. Ditandai dengan ikan saling berkejaran dan bau amis menyelimuti air kolam.
  • Langkah terakhir amati kakaban setelah 24 jam sejak indukan dilepaskan di kolam pemijahan. Tahap selanjutnya sobat tinggal membuat Kolam atau tempat penetasan atau hapa, hal ini untuk menyiapkan jika hasil pemijahan kelak akan berjalan lancar.
Jangan heran, jika sobat melihat kakaban sudah dipenuhi oleh telur yang menempel. Kemudian goyang-goyangkan kakaban tersebut agar bersih dari lumpur. Lalu sobat bisa mengangkatnya untuk dipindahkan ke kolam penetasan atau hapa yang sudah disiapkan sebelumnya.

Selain cara Sunda ada juga berbagai cara lain dalam memijahkan ikan mas. Beberapa yang terkenal yaitu cara Cimindi, Rancapaku, Magek, Kantong, Dubisch dan Hofer.




Kolam pemijahan ikan mas

Penetasan telur

Untuk penetasan telur sobat jangan khwatir, hasil cara pemijahan ikan mas bisa dilakukan di berbagai tempat atau wadah seperti, kolam terpal, akuarium, bak fiber atau kolam. Apabila kita ingin menetaskan telur di kolam, misalnya di kolam pemijahan harus dilengkapi dengan hapa.



Hapa adalah jaring halus dan lembut berlubang kecil-kecilberukuran 1 mm atau lebih kecil dari ukuran telur yang diletakkan di dalam kolam. Bentuk hapa seperti jaring apung yang ada di waduk-waduk.

Setelah proses cara pemijahan ikan mas selesai, segera pindahkan kakaban yang dipenuhi telur ke tempat pemijahan. Seperti ulasan di atas bersihkan terlebih dahulu kakaban dari lumpur dengan digoyang-goyangkan secara lembut. Kemudian angkat dan pindahkan ke kolam penetasan atau ke dalam hapa. Hindarkan tempat penetasan dari air hujan dan panas yang berlebihan.

Dalam kolam bisa diberikan methylen blue, hal ini untuk mencegah tumbuhnya lumut. Sedangkan untuk penetasan di hapa, kakaban bisa rendam terlebih dahulu dalam air yang sudah dicampur methylen blue. Kemudia letakan kakaban sekitar 5-10 cm dibawah permukaan air.

Suhu yang paling ideal yaitu antara 28-30oC, dan biasanya telur akan menetas dalam waktu 1 - 3 hari. Setelah menetas menjadi larva, tidak perlu langsung dikasih pakan. Karena larva masih membawa nutrisi yang terdapat dalam kuning telur. Setelah berumur mencapai kira-kira 2 - 3 hari, larva bisa diberi pakan.

Salah satu jenis pakan yang bisa diberikan untuk larva. Siapkan sebutir telur yang telah direbus dan ambil kuninya saja, lalu lumatkan untuk diberikan larva tersebut. Untuk mempercepat pertumbuhan larva, berilah makan 2 kali sehari yaitu, setiap pag dan sore hari.

Biasanya pemeliharaan di kolam penetasan berlangsung sampai larva berumur satu minggu. Ukuran larva mencapai 1-2 cm. Selanjutnya larva bisa dipindahkan ke dalam kolam pendederan untuk proses pembesaran benih.

Referensi
1. Kamus pertanian umum. 2013. Penebar Swadaya, Jakarta
2. Wikipedia. http://id.wikipedia.org/wiki/Ikan_mas. Diakses 27 Agustus 2014.
3. Gusrina. 2008. Budidaya ikan, jilid 1. Buku ajar kelas X SMK. Kementerian Pendidikan Nasional, Jakarta.
4. Budi Santoso. 1993. Petunjuk praktis budidaya ikan mas. Kanisius, Yogyakarta
5. alamtani.com
Sumber : http://www.infoikan.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar