Selasa, 05 Maret 2019

Peluang usaha Budidaya Ikan Mujair



Ikan mujair atau ada juga yang menyebutnya ikan mujaer memiliki nama latin (Oreochrom is mossambicus) adalah sejenis ikan budidaya air tawar yang merupakan salah satu jenis ikan konsumsi yang cukup dikenal masyarakat.

Nama Ikan mujair ini diambil dari nama penemunya yakni bapak mujair yang diperkirakan pertama kali ditemukan di sungai serang blitar, jawatimur, tahun 1939.

Ikan mujair ini sendiri banyak dipilih masyarakat untuk dikonsumsi karena memiliki rasa yang enak, gurih, tidak amis dan mudah di peroleh.

Jenis Ikan Mujair
Ada beberapa jenis ikan mujair yang sering dibudidayakan di Indonesia antara lain :
  • ikan mujair biasa
  • ikan mujair nila
  • ikan mujair merah yang sering disingkat sebagai jamerah atau mujarah
  • dan yang terakhir adalah ikan mujair albin.
Semuanya jenis mujaer yang kami sebutkan diatas merupakan jenis-jenis ikan yang dapat dikonsumsi.

Manfaat dan kandungan ikan mujair
Kandungan gizi yang terdapat pada daging ikan mujair ini sebenarnya cukup lengkap, diantaranya seperti vitamin, mineral, lemak, karbohidrat, kalsium dan protein. Selain itu ikan mujair juga mengandung zat zat lain seperti omega3, selenium, fosfor, kalium, vitamin A, B1, B12, B3, B6, dan B5 yang sangat di butuhkan oleh tubuh. 

*catatan tambahan :
Teliti dalam memilih ikan mujair, terutama perhatikan asal tempat budidayanya, jangan sampai berasal dari kolam yang tercemar limbah pabrik. Karena pada dasarnya ikan mujair memiliki sifat alami sebagai pembersih bahan detritus dan memiki kemampuan menyerap racun.

Berapakah harga ikan muajer di pasaran
Sebenarnya menurut informasi yang kami dapat, harga ikan mujair ini sangat relatif dan juga berbeda beda setiap daerahnya. Tapi sebagai gambaran saja ikan mujaer di bandrol dengan harga antara 15 ribu sampai 25 ribu perkilo, bahkan dalam beberapa kasus didaerah tertentu ikan ini bisa mencapai harga diatas 30 ribuan perkilo.

Kelebihan budidaya ikan mujair

1. Cepat besar
Mungkin sudah banyak yang tau jika Ikan mujair adalah salah satu ikan yang sangat mudah berkembang biak dan juga sangat cepat perkembangannya, sehingga ikan mujair cocok untuk dijadikan salah satu bentuk usaha budidaya yang jangka waktunya singkat, bahkan saking cepatkan ikan ini dianggap mampu mengganggu habitat alami ikan jenis lain jika dibudidaya bersama jenis ikan lain, hal ini karena ikan mujair ini cepat berkembang dan serakah serta bisa memakan habis pakan ikan lain.

2. Adaptasi dan kemampuan bertahan hidupnya tinggi
Ikan ini juga memiliki daya adaptasi yang cukup baik sehingga mampu hidup di berbagai kondisi serta lokasi daerah di indonesia.

3. Tidak pilih pilih makanan
Ikan mujair sendiri bisa dikatakan ikan yang tidak rewel dalam hal pakan, karena apa saja doyan, makanya ikan ini dianggap sebagai salah satu ikan yang serakah.
Sebenarnya masih banyak lagi kelebihan yang membuat kenapa ikan mujair ini layak untuk di budidaya.

Bagaimana Cara budidaya Ikan Mujair

Cara Budidaya/Cara beternak dan cara budidaya ikan mujair sendiri tergolong cukup mudah karena peternak hanya perlu mempersiapkan kolam sebagai tempat budidaya.
1. Pra budidaya

Persiapan kolam
Jenis tanah yang baik untuk kolam adalah budidaya mujair adalah jenis tanah liat atau tanah lempung karena kedua jenis tanah ini dapat menahan air dalam jumlah besar dan juga sehingga lebih aman untuk dibuat kolam terutama untuk kolam pembesaran untuk merawat ikan mujair.
Kolam tempat budidaya ada baiknya jika dikeringkan terlebih dahulu selama beberapa hari sebelum proses budidaya berlangsung.
Kemudian dilakukan pengapuran untuk menghilangkan hama penyakit atau organisme berbahaya lainnya yang bisa menjadi predator bagi ikan mujair nantinya.

Melakukan pemupukan
Setelah semua bersih, yang perlu dilakukan adalah pemupukan, yaitu dengan pupuk urea dan TSP bisa juga pupuk kandang masing- masing dengan dosis 50 sampai 70 gram/meter persegi hal ini dimaksudkan untuk merangsang pertumbuhan organisme sebagai sumber makanan alami ikan .

2. Proses Pemijahan Ikan Mujair

Perbandingan induk jantan dan betina adalah 3 banding 2 untuk kolam ukuran 3 kali 4 meter, dengan kedalaman air kolam mencapai 60 Cm. Bagian dasar kolam di usahakan berlumpur untuk memudahkan ikan mujair membuat gubangan sarang. lubang sarang biasanya membentuk cekungan dengan diameter sekitar 10 sampai 35 cm. setelah membuat sarang proses pemijahan akan segera terjadi, setelah proses pembuahan selesai.
telur hasil pemijahan biasanya dikumpulkan oleh induk betina kedalam mulutnya untuk inkubasi sampai menetas. Pada saat ini induk betina tidak aktif mengkonsumsi makanan. Telur ikan mujair biasanya menetas setelah 3 sampai 5 hari pada suhu air sekitar 25 sampai 27 derajat celcius.
Setelah sekitar 2 minggu setelah menetas, indukan akan melepas larva mereka untuk mencari makanan sendiri.

3. Pemilihan Induk Ikan Mujair
Ciri ciri ikan mujair  Betina:Jantan
Terdapat 3 buah lubang pada urogenetial yaitu: dubur, lubang pengeluaran telur dan lubang urine.Pada alat urogenetial terdapat 2 buah lubang yaitu: anus dan lubang sperma merangkap lubang urine.
Ujung sirip berwarna kemerah-merahan pucat tidak jelas.Ujung sirip berwarna kemerah-merahan terang dan jelas.
Warna perut lebih putih.Warna perut lebih gelap/kehitam-hitaman.
Warna dagu putih.
Jika perut distriping tidak mengeluarkan cairan.

4. Penebaran Benih

penebaran benis sebaiknya dilakukan sesuai dengan luas kolam budidaya itu sendiri, biasanay 5 sampai 10 ekor/ M2 dan ukuran benih yang di gunakan adalah berukuran 8 sampai 12 cm dengan bobot berkisar antara15 sampai 20 gram/ekor.

5. Pemberian Pakan

Mungkin sebagian pakan ikan mujair sudah terdapat di habitat alaminya yaitu dikolam, tapi untuk memaksimalkan pembesaran maka perlu dilakukan pemberian makanan tambahan berupa pellet yang
berkadar protein 20 sampai 30% dengan dosis 2 sampai 3% dari berat populasi/harinya.
Juga bisa diselingi atau di gantikan dengantepung ikan 25%, tepung kopra 10% dan dedak halus sebesar 65%.Pemberian pakan mujair ini sebaiknya rutin dilakukan dua kali sehari yaitu pagi dan sore(menjelang malam) tergantung dari umur dan bobot ikan.

6. Pengelolaan Air

sumber air yang digunakan biasanya berasal dari sungai, mata air, sumur atau air hujan. Kondisi air yang ideal memiliki temperatur 28-30°C, dengan kadar pH 7 sampai 8,5.
Selalu lakukan pergantian air dan penambahan air jika di perelukan, karena biasanya air kolam akan menguap karena terkena sinar matahari.

7. panen

panen dapat dilakukan apabila ikan sudah memasuki bobot sesuai dengan yang anda targetkan atau sesuai dengan pesanan pelanggan. perlu diperhatikan memelihara ikan mujaer ini terlalu lama dan besar bisa menghasbiskan pakan yang besar pula sehingga tidak lagi efisien, tentukanlah sebijak anda masa panen karena ikan ini termasuk ikan yang sangat doyan pakan.

mungkin cuma itu yang bisa berwirausaha bagikan pada kesempatan kali ini tentang peluang bisnis budidaya ikan mujaer yang menjanjikan untuk dikerjakan, semoga bermanfaat dan sukses selalu dengan usaha anda. sampai jumpa

Sumber : https://www.berwirausaha.net

Tidak ada komentar:

Posting Komentar