Budidaya udang di tambak secara intensif telah berkembang sangat cepat dan produktifitasnyapun meningkat, sehingga udang merupakan primadona ekspor perikanan bagi Indonesia, namun akhir-akhir ini produksinya mengalami penurunan dan dilaporkan terjadinya kematian massal. Di Sulawesi Selatan penyakit udang didominasi oleh penyakit vibriosis yang menyerang udang umur rata-rata 2 bulan dengan tingkat serangan mencapai 100% (Anonim,1996).
Tampilkan postingan dengan label Udang Windu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Udang Windu. Tampilkan semua postingan
Selasa, 06 Juni 2017
Peranan Imunostimulan terhadap Serangan Virus WSSV pada Budidaya Udang Windu
Budidaya udang di tambak secara intensif telah berkembang sangat cepat dan produktifitasnyapun meningkat, sehingga udang merupakan primadona ekspor perikanan bagi Indonesia, namun akhir-akhir ini produksinya mengalami penurunan dan dilaporkan terjadinya kematian massal. Di Sulawesi Selatan penyakit udang didominasi oleh penyakit vibriosis yang menyerang udang umur rata-rata 2 bulan dengan tingkat serangan mencapai 100% (Anonim,1996).
Senin, 10 April 2017
Penyakit Yellowhead pada Udang
YHD terutama menyerang P. monodon pada stadium juvenile dengan gejala tidak mau makan, bergerombol di tepi kolam, cephalotorax berwarna pucat kekuningan (dari hepatopankreas yang berwarna kuning). Gejala penyakit ini adalah berkurangnya nafsu makan, berenang hanya dipermukaan, udang mouting menunjukkan penampilan yang memucat dan perubahan warna menjadi kekung-kuningan yang disebabkan oleh yellow hepatopankreas dibawahnya, yang termasuk pucat bila dibandingkan dengan hepatopankreas berwarna coklat pada udang yang sehat
Senin, 20 Februari 2017
Model Polikultur Ikan Bandeng, Udang Windu dan Rumput Laut Secara Tradisional
Pembudidayaan ikan merupakan kegiatan memelihara, membesarkan dan memanen hasilnya dalam lingkungan yang terkontrol. Pembudidayaan ikan dapat dilakukan secara polikultur yaitu pembudidayaan ikan lebih dari satu jenis secara terpadu.Polikultur merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan air yang mengakibatkan penurunan produksi ikan di kolam.
Senin, 16 Januari 2017
Model Polikultur Gracillaria, Windu dan Bandeng SecaraTradisional
Pembudidayaan ikan merupakan kegiatan memelihara, membesarkan dan memanen hasilnya dalam lingkungan yang terkontrol. Pembudidayaan ikan dapat dilakukan secara polikultur yaitu pembudidayaan ikan lebih dari satu jenis secara terpadu.Polikultur merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan air yang mengakibatkan penurunan produksi ikan di kolam.
Polikutur Rumput Laut Gracillaria, Bandeng dan Udang Windu
Rumput laut merupakan salah satu dari tiga komonotas utama proram Revitalisasi perikanan yan berperan penting dalam peningkatan kesejahteraan Masyarakat, Rumput laut jenis Gracilaria sp di beberapa daerah sudah di budi dayakan seperti di penyebaran di tambak tambak pantai utara jawa , serang ,Bekasi, Kerawang , indramayu Berebes, pemalang, Tegal , Jepara dan lamongan , Nusa Tengara Barat , disekotong, lombok Barat dan teluk Cempi, Dompu, Sulawesi selatan, di jane ponto , takalar Maros , Bulu Kumba Sinjai, Bone Wajo, dan Palopo, serta Lampung
Kamis, 21 April 2016
Penanganan Hama dan Penyakit pada Budidaya Udang Windu
Usaha pembenihan udang windu dilakukan untuk menutup kebutuhan benih ditambak yang jumlahnya jauh lebih besar dibandingkan dengan jumlah benih yang tersedia di alam. Berbagai masalah timbul dalam usaha pembenihan, meningkatkan daya pikir dan semangat para pengelola untuk menghadapi segala resiko yang ada.
Salah satu masalah yang penting adalah serangkaian penyakit, baik dalam proses pembenihan maupun proses pembesaran di tambak. Masalah penyakit ini sebagaian besar terjadi dan mempengaruhi produksi udang pada tingkat pembenihan. Beberapa cara pengobatan dilakukan, tetapi perlu diketahui bahwa tindakan pengobatan pada dasarnya merupakan suatu usaha yang tidak diutamakan untuk diterapkan dalam pembenihan atau pembesaran udang. Tindakan yang paling tepat dalam menangani masalah penyakit adalah tindkan pencegahan.
Rabu, 20 Januari 2016
Teknis Budidaya Udang Windu (Penaeus monodon)

Budidaya udang windu di Indonesia dimulai pada awal tahun 1980-an, dan mencapai puncak produksi pada tahun 1985-1995. Sehingga pada kurun waktu tersebut udang windu merupakan penghasil devisa terbesar pada produk perikanan. Selepas tahun 1995 produksi udang windu mulai mengalami penurunan. Hal itu disebabkan oleh penurunan mutu lingkungan dan serangan penyakit
Penanganan Hama dan Penyakit Udang Windu

Usaha pembenihan udang windu dilakukan untuk menutup kebutuhan benih ditambak yang jumlahnya jauh lebih besar dibandingkan dengan jumlah benih yang tersedia di alam. Berbagai masalah timbul dalam usaha pembenihan, meningkatkan daya pikir dan semangat para pengelola untuk menghadapi segala resiko yang ada.
Salah satu masalah yang penting adalah serangkaian penyakit, baik dalam proses pembenihan maupun proses pembesaran di tambak. Masalah penyakit ini sebagaian besar terjadi dan mempengaruhi produksi udang pada tingkat pembenihan. Beberapa cara pengobatan dilakukan, tetapi perlu diketahui bahwa tindakan pengobatan pada dasarnya merupakan suatu usaha yang tidak diutamakan untuk diterapkan dalam pembenihan atau pembesaran udang. Tindakan yang paling tepat dalam menangani masalah penyakit adalah tindkan pencegahan.
Minggu, 03 November 2013
Menghasilkan Udang Windu Berkualitas
Udang windu (penaeus monodon) merupakan salah satu hasil perikanan yang masih memiliki nilai jual tinggi.
Wajar jika
masyarakat petani tambak tetap antusias melakukan usaha budi daya, meski
penyakit terkadang tidak bersahabat dalam melakukan budi daya di tambak.
Padahal, tak jarang petambak mengalami kerugian jutaan rupiah.
Langganan:
Postingan (Atom)