Kamis, 27 Februari 2020

Kualitas Air - Kolam Lele Terpal

air kolam ikan lele
Ikan lele merupakan salah satu ikan air tawar yang banyak peminatnya. Mulai dari untuk konsumsi pribadi hingga untuk bisnis suplai ikan lele segar kepada rumah makan pinggiran hingga rumah makan ternama. Daging ikan lele yang enak, empuk dan mempunyai duri pada bagian tengah ini mampu memikat pecinta olahan masakan dari ikan lele.

Saat ini banyak kolam semi permanen yang menggunakan media terpal sebagai tempat budidaya. Budidaya ikan lele menggunakan terpal memiliki banyak kelebihan yaitu:
  • Kolam bisa dengan mudah dipindah karena bukan kolam permanen.
  • Mempunyai modal yang lebih murah dibandingkan penggunaan kolam plester permanen.
  • Proses panen lebih mudah untuk dikuras airnya.
Ikan lele memang merupakan ikan yang mudah tumbuh dan berkembang biak di kolam apa saja. Namun, bukan berarti kualitas air kolam bisa diabaikan begitu saja oleh para pembudidaya. Anda juga harus menjaga kualitas air kolam ikan lele rutin setiap hari agar ikan tidak mati keracunan akibat kualitas air yang tidak baik.

Kualitas air kolam menurun ditandai dengan tercium bau busuk yang ditimbulkan oleh amonia. Jika sudah tercium bau, pembudidaya harus mengurangi pemberian pakan. Selanjutnya, berikan kapur pertanian sebanyak 10—20 gram/m3 air media.

Jika kualitas air kolam sudah sangat buruk, tingkah laku ikan lele menjadi berubah, seperti aktivitas makan yang menurun. Jika sudah terjadi seperti itu, buang air kolam bagian bawah sebanyak 30 persen dan diganti dengan air yang baru. Selanjutnya, berikan larutan garam gosok dengan takaran 1—3 kg/m3 dan pemberian pakan sementara waktu harus sedikit dikurangi.

Salah satu cara menjaga kualitas air kolam ikan lele adalah dengan memberikan pakan yang tepat. Dengan begitu, pakan akan dikonsumsi dengan baik dan persentase pakan yang tidak terkonsumsi dan akhirnya mengendap di dasar kolam tidak terlalu besar. Pakan yang terakumulasi di dasar kolam yang tidak dibersihkan dapat menjadi penyebab kualitas air kolam semakin menurun. Cara Menjaga Kualitas Air Kolam Lele Terpal

Untuk menjaga kualitas air pada kolam terpal dibutuhkan perawatan dan cara-cara khusus tertentu mengingat media yang digunakan berbeda dengan kolam biasa kebanyakan (plester). Menjaga kualitas air pada kolam lele ini penting dan menjadi modal untuk kehidupan ikan lele yang tinggal pada kolam terpal tersebut.

Meskipun banyak orang yang percaya bahwa ikan lele merupakan ikan yang tangguh yang sudah terbukti bahwa ikan lele tetap bisa bertahan hidup didaerah lumpur yang minim air bahkan dicomberan sekalipun yang airnya sudah pasti jelek.

Meskipun demikian kualitas air ini akan berpengaruh terhadap kesehatan ikan lele yang hidup pada air kolam terpal tersebut. Untuk mengetahui kualitas air secara detail gunakanlah alat uji kualitas air yang multiparameter sehingga lengkap.

Untuk lele kebutuhan konsumsi tentu tidak boleh sembarangan air nya mengingat ikan lele tersebut akan diolah untuk aneka olahan makanan yang dikonsumsi oleh manusia. Oleh karena itu menjaga kualitas air menjadi hal yang penting, sekalipun lele termasuk ikan yang tahan terhadap kondisi air yang minim, jelek dan kotor.

Untuk memahami kualitas air yang baik tentu kita harus tahu bagaimana ciri kualitas air yang jelek. Ciri umumnya yaitu:
  • Air sudah berbau, air yang sudah berbau maka kualitas air didalamnya sudah bisa dipastikan mulai buruk atau jelek (menurun).
  • Warna air, warna air ini tidak bisa dipastikan jelek atau bagus karena pada beberapa kasus ada air coklat bagus ada juga yang hijau bagus. Namun pada berbagai percobaan air yang berwarna merah tidak begitu bagus hasilnya jika untuk budidaya ikan lele. 
Setelah mengetahui parameter diatas, apabila air kolam terpal Anda sesuai dengan indikasi diatas maka lakukanlah penggantian air dengan air bersih yang selanjutnya silahkan diperhatikan kembali bagaimana reaksi ikan lele yang ada didalamnya. Biasanya ikan lele akan menjadi lebih lahap makannya.

Namun ada juga kasus yang sering dialami oleh pemilik kolam ikan terpal, dimana air sudah diganti dan selang 3 hari air dalam kolam sudah menjadi bau lagi. Ada beberapa penyebab air yang cepat bau meskipun sudah diganti air bersih.
  • Amoniak Yang menumpuk dalaam kolam serta sisa makanan yang tidak habis
  • Banyak plankton yang mati, cirinya adalah pada permukaan air sedikit ada busanya
  • Lele dalam keadaan sakit.
Untuk kasus nomor 1 dan 2 Anda hanya perlu mengganti air baru (bersih) sekitar 1/4 biasanya kondisi air pada kolam akan pulih. Untuk masalah pada nomor 3 maka harus dilakukan pengobatan dan penggantian air baru (bersih) sekitar 1/4.

Penggunaan air yang bersih dan tepat akan mendapatkan hasil yang optimal. Menurut saran dari beberapa pakar ikan lele, air kolam juga bisa ditambahkan kericik air. Hal ini akan menambah oksigen dan udara pada air kolam tersebut sehingga hasinya akan optimal dan meningkatkan hasil panen.

Siapkan 4 Alat ini Agar Kualitas Air Kolam Ikan Tetap Terjaga

Pada usaha budi daya ikan, kualitas air yang ada di kolam haruslah selalu diperhatikan. Karena jika kualitas air sedikit saja menurun, maka akan menimbulkan efek yang tidak baik bagi pertumbuhan dan perkembangan ikan.

Menurunnya kualitas air biasa disebakan oleh faktor internal dan eksternal. Untuk faktor internal biasanya disebabkan oleh ikan itu sendiri, yaitu dengan memproduksi kotoran yang mengendap pada air. Endapan kotoran ini disinyalir mampu meningkatkan kadar amonia pada air kolam.



Sedangkan untuk faktor eksternalnya disebabkan dari pemberian pakan yang berlebihan, sehingga pakan yang tak termakan tadi akan mengendap di dasar kolam bersamaan dengan kotoran ikan. Keduanya akan meningkatkan amonia dan menurunkan derajat keasaam air.

Untuk itu, anda harus melakukan pengecekan secara rutin guna mengetahui tingkat kualitas air kolam anda. Maka dari itu, anda harus menyiapkan 4 alat ini.

1. Hardness Test Kit
Hardness Test Kit berfungsi untuk mengukur kesadahan air atau kadar mineral dalam air. Kandungan mineral dalam air sangat berhubungan erat dengan tingkat ph air. Semakin tinggi tingkat kesadahan air, maka semakin tinggi pula ph air tersebut, sehingga air akan bersifat basa.

Namun, tidak semua ikan bisa hidup pada lingkungan yang bersifat basa. Maka dari itu, anda harus selalu memastikan kadar kesadahan air pada tingkat yang normal, agar ikan yang anda budi daya dapat tumbuh dengan baik.

2. pH Meter
Alat ini masih berhubungan dengan alat sebelumnya. Setelah kadar kesadahan dirasa sudah pada tingkatan yang normal, maka langkah selanjutnya yang harus anda lakukan adalah mengukur pH atau derajat keasaman air kolam dengan pH meter.

Perlu diketahui bahwa ikan air tawar biasanya dapat hidup dengan baik pada air dengan tingkat pH 6,5-7,5.

3. Amonia Test Kit
Kadar amonia yang tinggi pada kolam dapat membuat ikan keracunan dan akhirnya mati. Untuk mencegah hal itu, anda harus rutin memeriksa kadar amonia pada air kolam ikan anda dengan Amonia Test Kit.

Jika air kolam anda menunjukkan kadar amonia yang terlalu tinggi, sebaiknya anda segera menyiasatinya dengan cara yang tepat dan bijak agar terhindar dari kerugian.

4. DO Meter
DO Meter digunakan untuk mengukur kadar oksigen terlarut dalam air. Beberapa hal yang memengaruhi kadar oksigen menurun adalah tidak adanya sirkulasi atau aerasi air, populasi ikan yang terlalu tinggi, serta tingginya kadar amonia pada air kolam.

Untuk itu, dengan mengetahui kadar oksigen air kolam, maka anda akan lebih mudah dalam mengambil tindakan, baik itu untuk mengembalikan kepada keadaan normal atau menjadi lebih tenang karena oksigen berada pada tingkatan yang normal.

Sumber:

................., 2017; https://www.isw.co.id

................., 2017; https://www.mallardsgroups.com/


2 komentar:

  1. As reported by Stanford Medical, It's indeed the ONLY reason women in this country live 10 years more and weigh on average 42 pounds less than we do.

    (And actually, it has NOTHING to do with genetics or some secret-exercise and EVERYTHING around "HOW" they eat.)

    BTW, I said "HOW", and not "what"...

    TAP this link to discover if this short quiz can help you find out your real weight loss potential

    BalasHapus
  2. This way my partner Wesley Virgin's adventure starts in this SHOCKING and controversial VIDEO.

    You see, Wesley was in the army-and soon after leaving-he unveiled hidden, "SELF MIND CONTROL" secrets that the government and others used to get whatever they want.

    THESE are the same secrets many famous people (notably those who "became famous out of nowhere") and the greatest business people used to become rich and famous.

    You probably know that you use less than 10% of your brain.

    That's really because most of your brain's power is UNTAPPED.

    Perhaps that thought has even occurred IN YOUR very own head... as it did in my good friend Wesley Virgin's head about 7 years ago, while riding an unlicensed, trash bucket of a vehicle with a suspended license and with $3.20 in his pocket.

    "I'm very frustrated with living paycheck to paycheck! When will I get my big break?"

    You've taken part in those thoughts, ain't it right?

    Your success story is going to be written. You need to start believing in YOURSELF.

    Take Action Now!

    BalasHapus