Berdasarkan penyebabnya, penyakit pada ikan dapat di bedakan menjadi dua faktor, yakni penyakit infeksi dan non-infeksi. Penyakit infeksi di sebabkan suatu organisme hidup atau patogen seperti parasit, jamur, bakteri, virus, dan cacing atau protozoa. Penyakit infeksi kecuali akibat virus masih belum dapat di obati.
Tampilkan postingan dengan label Penyakit Jamur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit Jamur. Tampilkan semua postingan
Selasa, 28 Desember 2021
Kamis, 17 Juni 2021
Penyakit Ikan - Jamur Fusariosis
Jamur merupakan organisme yang eukariotik, nonvascular, nonmotil, bereproduksi dengan spora, menyebar melalui angin atau air, memproduksi spora secara seksual dan aseksual, tergantung pada spesies dan kondisi. Seperti halnya tumbuhan, jamur memiliki pergantian generasi, memiliki dinding sel yang terbuat dari kitin.
Penyakit Ikan - Larval Shrimp Mycosis
Penyakit adalah segala sesuatu yang dapat menimbulkan gangguan pada ikan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Gangguan terhadap ikan dapat disebabkan oleh organisme lain, pakan maupun kondisilinkungan yang kurang menunjang kehidupan lain. Dengan demikian, timbulnya serangan penyakit ikan di kolam merupakan hasil interaksi yang tidak serasi antara ikan, kondisi lingkungan dan organisme penyakit.
Penyakit Ikan - Branchiomycosis
Jamur adalah suatu group organisme yang disebut dengan organisme heterotrop yang membutuhkan bahan hidup atau bahan mati untuk pertumbuhan dan reproduksinya. Tidak seperti tumbuhan lainnya, mereka tidak mampu membuat makanannya sendiri dengan proses fotosintesis. Jamur berada di mana- mana, baik di air tawar atau air asin, pada suhu dingin atau panas. Jamur dapat menjadi masalah jika ikan mengalami stress akibat sakit, kondisi lingkungan yang buruk, atau nutrisi yang tidak baik. Jamur juga dapat menghambat daya tetas telur ikan.
Minggu, 21 Februari 2021
Budidaya Ikan Sidat - Hama Dan Penyakit

Minggu, 10 Mei 2020
Budidaya Ikan Mas - Sekilas tentang Hama dan Penyakit
Hama dan penyakit ikan mas merupakan salah satu faktor risiko budidaya yang harus ditekan atau dihilangkan. Serangan hama dan penyakit bisa berakibat turunnya produktivitas hingga menyebabkan gagal panen yang berpotensi menggerus keuntungan.
Rabu, 27 November 2019
Ikan Oscar : Penyakit dan Cara Mengatasinya

Sudah tau ciri ciri ikan oscar stress? atau ingin tau cara mengobati ikan oscar yang stres? Sipa sih yang tidak kenal oscar, salah satu jenis ikan hias mudah dipelihara. Maka dalam pemeliharaannya juga tidak boleh mengabaikannya.
Menurut pengalaman beberapa petani budidaya ikan oscar di Jakarta, oscar merupakan ikan hias yang paling jarang diserang penyakit. Disaat ikan hias lain kelabakan menghadapi sebuah bintik putih misalnya, oscar tenang-tenang saja berlenggang dikediamannya.
Sabtu, 06 Mei 2017
Penyakit Jamur Fusariosis pada Udang
Fusarium spp. merupakan jamur yang bertanggungjawab atas penyakit fusariosis ini. Penyakit ini menginfeksi udang di tambak pada stadia juvenil hingga ukuran dewasa. Prevalensi infeksi lebih tinggi pada lahan tambak yang persiapannya kurang baik, terutama pembuangan bahan organik dan pengeringan yang kurang sempurna. Pada infeksi akut, hifa cendawan ditemukan pula pada bagian tubuh lainnya. Mortalitas yang terjadi terutama karena gangguan terhadap proses ganti kulit (moulting).
Penyakit Jamur pada Larva Udang - Larval Shrimp Mycosis
Larval shrimp mycosis disebab oleh jamur Lagenidium spp. dan Sirolpidium spp. Infeksi Lagenidium spp. umumnya terjadi pada stadia nauplius, zoea hingga mysis. Apabila menyerang pada stadia zoea sering menyebabkan kematian masal di panti benih (hatchery). Sedangkan infeksi Sirolpidium spp. lebih sering terjadi pada stadia mysis hingga Post Larvae (PL) awal. Kedua jenis cendawan ini tumbuh optimal pada kisaran suhu air antara 25-34oC dan kisaran pH 7-9. Penyakit ini umumnya merupakan kompleks infeksi bersama patogen lainnya, dan mortalitas yang terjadi terutama karena gangguan terhadap proses ganti kulit (moulting).
Penyakit Branchiomycosis pada Ikan
Branchiomycosis adalah penyakit cendawan internal yang bersifat per-akut, akut atau kronis pada beberapa jenis ikan air tawar termasuk sidat. Infeksi B. sanguinis biasanya hanya ditemukan pada pembuluh darah dan jarang menginfeksi lamella insang. Spora memproduksi hifa yang berkembang pada filamen dan di dalam pembuluh darah insang ikan, Insang mengalami nekrosis yang disebabkan oleh proses trombosis pada pembuluh darah di insang. Pada stadium lanjut, sering terlihat adanya garis berwarna merah gelap pada filamen insang. Garis tersebut adalah saluran darah yang tersumbat oleh hifa cendawan. (Pusat Karantina Ikan, 2012)
Penyakit Jamur Saprolegniasis pada Ikan
Selama ini, kasus saprolegniasis belum pernah dilaporkan sebagai pathogen primer pada kasus penyakit ikan. Penyakit ini sangat nyata sebagai penginfeksi sekunder, setelah dipicu oleh beberapa faktor seperti: penanganan yang kurang baik (terutama transportasi) sehingga menimbulkan luka pada tubuh ikan, kekurangan gizi, suhu dan oksigen terlarut yang rendah, bahan organik tinggi, kualitas telur buruk/tidak terbuahi, dan kepadatan telur pada kakaban terlalu tinggi.
Penyakit Jamur Epizootic Ulcerative Syndrome (EUS)
Aphanomyces invadans yang merupakan penyebab penyakit Epizootic Ulcerative Syndrome (EUS) ini mampu tumbuh dan berkembang sangat invasif di dalam tubuh ikan air tawar dan atau payau, mengakibatkan luka ulcer dan memicu respon granuloma. Gejala klinis pada ikan yang terinfeksi A. invadans dimulai dari bagian dermis terlihat ptechie seperti bintik merah pada permukaan tubuh, kepala, operculum, dan pangkal sirip renang.
Langganan:
Postingan (Atom)