Rabu, 17 Januari 2018

Pembuatan Tepung Ikan Secara Tradisional

Hasil gambar untuk tepung ikan
Tepung ikan yaitu product berkadar air rendah yang didapat dari penggilingan ikan. Pemrosesan ikan jadi tepung ikan tak susah dikerjakan. Usaha pemrosesan tepung ikan bisa dikerjakan dengan biaya yang tak terlampau besar. Pada umumnya, pembuatan tepung ikan bisa dikerjakan dengan cara-cara yakni : Langkah basah, langkah kering serta langkah penyulingan. Dari ketiga langkah diatas, langkah kering paling pas dikerjakan untuk industri kecil lantaran lebih simpel serta lebih murah. tersebut langkah menjadikan tepung ikan.




Bahan :

Bahan baku untuk serbuk ikan yaitu beragam type ikan hasil samping tangkapan yang baiknya ikan berdaging putih hingga membuahkan serbuk ikan yang berwarna putih.

Peralatan :

  • Penggiling ikan
  • Alat ini dipakai untuk menggiling ikan basah serta bubur kering ikan.
  • Alat pengering
  • Alat ini dipakai untuk mengeringkan ikan hingga kandungan air meraih 8%.
  • Alat press
  • Alat ini dipakai untuk mempres ikan kering sehinga beberapa lemaknya keluar.
  • Pisau
  • Alat pengukus
  • Rak-rak penjemur
  • Kompor

Langkah membuat tepung ikan :

1. Pengilingan Ikan Basah

Pengilingan ikan basah dikerjakan pada ikan yang memiliki ukuran sedang serta besar. Ikan-ikan yang memiliki ukuran kecil (ter) tak mesti digiling, serta sistem ini tak mesti dikerjakan. Ikan memiliki ukuran tengah serta besar, butuh dibuang jeroannya, serta dicuci. Sementara untuk ikan yang memiliki ukuran kecil, pembuangan jeroan serta pencucian tak butuh dikerjakan. Ikan digiling dengan penggiling ulir hingga didapat bubur mentah ikan.

2. Pengukusan

Bubur ikan hasil gilingan pada step pertama atau ikan kecil dikukus dengan uap panas sepanjang 1 jam hingga bubur atau ikan kecil jadi masak dengan cara prima. Hasil pengukusan dimaksud dengan bubur masak ikan.

3. Pengeringan

Walaupun pada prinsipnya langkahnya simpel, namun memerlukan ketrampilan dalam lakukan proses pengeringan yang baik. Bila tepung tak dikeringkan jadi bisa mengakibatkan tumbuhnya jamur atau bakteri. Serta bila pengeringan dikerjakan terlalu berlebih jadi bakal menyebabkan nilai nutrisi yang dikandungnya bisa alami penurunan.

Bubur masak ikan dikeringkan dengan alat pengering hingga kandungan air sekitar 8%. Hasil pengeringan dimaksud cake kering ikan. Cake kering ikan memiliki kandungan lemak tinggi (diatas 30%). Pengeringan dengan cahaya matahari membutuhkan waktu yang lama serta tak menentu hingga kurang efisien untuk dikerjakan serta hasil akhir kandungan air pada cake ikan juga kurang terarah.

4. Pemerasan Minyak

Cake kering ikan diperas dengan alat pres hingga beberapa dari minyak keluar. Proses ini bermanfaat supaya tepung yang dihasilkan jadi lebih kering hingga tahan lama. Pada step ini berlangsung perpindahan beberapa minyak serta air. Ikan ada dalam tabung yang berlubang, hal itu dikerjakan untuk tingkatkan desakan dengan pertolongan sekrup. Kombinasi air serta minyak yang didapat ditekan keluar lewat lubang serta bahan bentuk padat sebagaimana dalam pembuatan kue sebagai hasil akhir dari sistem pressing. Sepanjang sistem pressing, kandungan air alami penurunan dari 70% jadi 50% serta minyak alami penurunan seputar 4%.

5. Penggilingan Cake

Langkah terakhir yang dikerjakan dalam pembuatan tepung ikan yaitu penggilingan untuk memecahkan gumpalan-gumpalan atau partikel dari tulang serta dikerjakan pengemasan tepung ikan untuk setelah itu dikerjakan penyimpanan didalam silo. Cake yang sudah dipres digiling dengan mesin penggiling hingga didapat tepung ikan yang cukup halus (lolos ayakan 40-60 mesh).

6. Pengemasan

Bagian terakhir dari proses pembuatan tepung ikan yakni tepung ikan dikemas didalam karung plastik atau didalam wadah yang kedap uap air. Saat sebelum pengemasan, di pastikan kandungan air tepung mesti dibawah 8% hingga tepung ikan bisa disimpan dalam periode waktu yang lama. Tepung ikan yang telah dikemas siap untuk di pasarkan sebagai peluang bisnis.

Sumber : Ratih Mahargiani,S.Pi, M.Si, Materi Penyuluhan Spesifik Lokasi ; http://mfcepusluh.bpsdmkp.kkp.go.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar