Rabu, 27 Oktober 2021

Ikan Gabus - Jenis Konsumsi dan Hias

Ikan gabus (Channa stirata) adalah sejenis ikan buas yang hidup di air tawar. Ikan ini dikenal dengan banyak nama di berbagai daerah, seperti aruan, haruan, kocolan, dan sebagainya. Dalam bahasa Inggris disebut dengan berbagai nama common snakehead, snakehead murrel, chevron snakehead, striped snakehead dan juga aruan. Channa striata, merupakan jenis ikan perairan umum dengan habitat utama di muara-muara sungai, danau bahkan ikan ini dapat hidup dalam kondisi air kotor dan kekeringan karena memiliki alat pernapasan yang disebut labyrinth. Ikan gabus tersebar diseluruh Indonesia, terutama di perairan Kalimantan Selatan. Data tahun 2005 menunjukkan bahwa jumlah ikan gabus (Channa striata) yang tertangkap dari perairan Kalimantan Selatan setiap tahunnya semakin meningkat dari tahun 2000 sebanyak 40.432,2 ton menjadi 50.192,2 ton pada 2001 dan tahun 2002 sebanyak 50.167,5 ton (BPS Kalimantan Selatan 2005).

Menurut Khairuman & Amin (2003), ikan gabus terdiri dari berbagai jenis spesies yakni: 
(1) ikan gabus (Ophiocephalus striatus) dengan ciri utamanya punggung yang berwarna coklat dan dapat mencapai ukuran panjang tubuh maksimal 90 cm; 
(2) ikan kehung (Ophiocephalus melanoptus) cirri-ciri spesies ini adalah warna tubuh agak coklat kehitaman, bobot tubuhnya dapat mencapai 750 gram dan ukuran panjang tubuh maksimum adalah 65 cm; 
(3) ikan kerandang (Ophiocephalus pleurophtalmus) ciri spesies ini adalah warna tubuhnya agak kuning dan coklat kehitaman dengan perut warnanya agak putih. Bobot tubuh maksimal 0,5 kg panjang tubuh maksimal 40 cm; 
(4) Ikan unggui (Ophicephalus bankanensis) dikenal di Palembang dan memiliki punggung berwarna coklat sementara perutnya warnanya lebih terang. Bobot maksimumnya adalah 1 kg per ekor dengan panjang 24 cm; 
(5) Spesies yang terakhir adalah ikan toman (Ophicepalus micropeltes) banyak terdapat di Sumatera Utara, di Palembang dan di pulau Jawa ikan ini disebut dengan ikan buhung atau tobang. Saat muda ikan ini berwarna merah namun jika sudah dewasa berganti warna hijau kebiruan dan bercampur ungu serta ikan jenis ini dapat mencapai 3 kg per ekor dengan panjang sekitar 64 cm.

Secara umum kondisi fisiologis ikan dari lima species ikan dari Ikan gabus memiliki isi usus yang didominasi oleh sisa daging ikan dan udang (99,9%, 100%) hal ini menunjukkan bahwa mereka karnivora murni. Tingkat kematangan gonad pada ikan gabus mencapai tingkat III-IV, ikan bujuk dan serandang mencapai tingkat IV. Jumlah telur ikan gabus antara 728-1.735 butir/g dengan berat antara 149-421,3 g. Habitat ikan gabus di Kabupaten Muba berupa hutan rawa, sedangkan di Kabupaten Muara Enim berupa tanaman air (graminea) dengan sedikit tumbuhan tingkat tinggi. Ikan serandang mempunyai habitat pada perairan air gambut yang berwarna hitam (Litbang 2010).

Ikan Gabus merupakan ikan predator air tawar. Ikan gabus biasa di konsumsi oleh masyarakat di Indonesia karena ikan gabus selain rasanya yang enak juga banyak manfaatnya.

Manfaat mengkonsumsi ikan gabus antara lain dapat mempercepat penyembuhan, menambah gizi, menjaga kesehatan mata dan lain lain anda bisa cek di doktersehat.com untuk info lebih lengkapnya karena yang saya bahas bukan ikan gabus untuk di konsumsi melainkan ikan gabus hias.


Ikan gabus di dunia ikan hias tidak kalah dengan ikan hias lainnya. Ikan gabus atau channa atau juga snakehead ini mempunyai penggemar yang banyak di Indonesia maupun di luar negeri. Namun di luar negeri ikan ini sebenarnya di larang dipelihara karena merupakan salah satu ikan invasif.

Ikan invasif adalah ikan yang berasal dari luar yang dapat mengancam kelestarian ikan ikan lokal. Ada beberapa jenis ikan channa atau ikan gabus hias loh. Berikut 37 jenis ikan gabus hias atau channa lengkap beserta gambarnya.

1. Channa amphibeus


Channa amphibeus mempunyai ciri ciri terdapat strip strip merah di tubuhnya mirip seperti channa andrao. Channa amphibeus tersebar di perairan india dan ditemukan pada tahun 1845. Channa amphibeus dapat tumbuh hingga panjang 90 centimeter.

2. Channa Andrao


Channa Andrao sama seperti channa amphibeus terdapat corak merah di tubuhnya namun memeliki fin yang lebih terang. Channa Andrao tersebar di perairan asia. Channa Andrao termasuk ikan gabus hias terkecil karena hanya dapat tumbuh sampai 11 centimeter saja.

3. Channa Argus


Channa argus ini dapat tumbuh dengan cepat dan ukurannya bisa mencapai 1 meter.

4. Channa Asiatica


Channa Asiatica dapat tumbuh hingga 35 centimeter. Ada beberapa jenis corak pada channa asiatica ada yg red spot, white spot dan mungkin masih ada jenis lainnya.

5. Channa Aurantimaculata


Channa aurantimaculata merupakan salah satu channa favorit saya karena mudah di dapat dan harganya tidak terlalu mahal. Perpaduan Warnanya pun sangatlah bagus kombinasi kuning, biru dan hitam.

6. Channa aurantipectoralis


Masih jarang sekali info tentang jenis channa aurantipectoralis ini. Dari penampilannya dan warna nya mudah sekali untuk membedakan mana channa aurantimaculata dan juga mana channa aurantipectoralis.

7. Channa bankanensis


Channa bankanensis merupakan channa dengan pertumbuhan paling lambat dibandingkan dengan channa jenis lainnya. Ukuran maksimal snakehead ini ialah 24 centimeter saja. Channa bankanensis tersebar di peraiaran Indonesia dan Malaysia.

8. Channa baramensis


Dengan panjang maksimal hanya 22 centimeter channa baramensis termasuk jenis snakehead yang relatif kecil. Habitat channa baramensis berada di perairan sungai kalimantan.

9. Channa barca


Channa barca merupakan jenis ikan gabus atau channa termahal yang beredar di pasar indonesia. Channar barca harganya berkisar belasan juta buat kalian yang tertarik meminang channa barca siapkanlah budget tersebut. Channa barca dapat tumbuh makslimal hingga 90 centimeter.

10. Channa bleheri


Channa bleheri merupakan salah satu snakehead yang cocok dipelihara di aquarium karena ikan ini cenderung damai bahkan bisa digabung dengan ikaln lainnya serta mempunyai warna yang bagus dan hanya dapat tumbuh hingga 23 cenitemer.

11. Channa burmanica


Channa burmanica merupakan channa yang berasal dari Myanmar bagian utara. Channa burmanica termasuk salah satu jenis snakhead yang damai tidak terlalu agresif. Channa ini sangat jarang ditemukan di penjual penjual ikan hias. Ikan gabus yang satu ini sangatlah kerdil ia hanya dapat tumbuh sampai 8 centimeter saja.

12. Channa diplogramma

Channa diplogramma atau malabar snakehead ini mempunyai bentuk dan karakter dengan jenis ikan toman. Channa ini hanya dapat tumbuh hingga 44 centimeter.

13. Channa gachua


Dwarf snakehead atau channa gachua sesuai namanya ikan ini merupakan jenis channa yang berukuran kecil hanya dapat tumbuh hingga 25 centimeter. Channa gachua salah satu channa yang cocok dipelihara di aquarium.

14. Channa harcourtbutleri


Channa harcourtbutleri mempunyai nama inggris yaitu Burmese snakehead. Ikan ini berasal dari perairan Myanmar. Max size dari burmese snakehead ini ialah 25 centimeter.

15. Channa hoaluensis
Karena minim nya info tentang Channa hoaluensis saya tidak menemukan foto atau gambar Channa hoaluensis. Channa hoaluensis berasal dari perairan vietnam dan mas size nya 25 centimeter.

16. Channa longistomata


Channa longistomata merupakan salah satu jenis snakehead kecil. Max size nya hanya 16 centimeter saja. Channa longistomata berasal dari Vietnam. Channa ini mungkin termasuk langkah di pasar Indonesia.

17. Channa lucius


Channa lucius atau forest snakehead dapat ditemukan di perairan thailand dan indonesia. Max size dari channa lucius ini berkisar 40 centimeter.

18. Channa maculata


Channa maculata atau blotched snakehead salah satu jenis channa yang agresif. Max size channa maculata berkisar 20 cm. Channa maculata bisa dibilang versi mini dari channa argus.

19. Channa marulioides


Channa marulioides atau emperor snakehead dapat tumbuh hingga 56 cm bahkan lebih di alamnya. Channa maru yang satu ini banyak macamnya jenisnya termasuk yang terkenal ialah red eye maru atau red spotted marulioides.

20. Channa marulius


Channa marulius mempunyai beberapa sebutan yaitu bullseye snakehead dan great snakehead ini merupakan jenis channa yang mungkin terbesar dibanding channa lainnya. Max size Channa marulius bisa mencapai 180 cm.

21. Channa melanoptera


Channa melanoptera ini berasal dari Indonesia tepatnya di perairan sungai sumatra dan kalimantan. Channa melanoptera dapat tumbuh hingga 65 cm.

22. Channa melanostigma


Channa melanostigma ini merupakan species baru dari snakehead yang ditemukan di sungai sungai di India.

23. Channa melasoma


Channa melasoma atau black snakehead ini disarankan tidak digabung dengan ikan lainnya alias soliter. Max size dari black snakehead ini berkisar 30 cm.

24. Channa micropeltes


Channa micropeltes atau biasa disebut ikan gabus toman ini merupakan predator asli dari indonesia. Ikan gabus toman ini sangatlah agresif dan mempunyai gigi yang tajam. Ukuran ikan gabus toman ini bisa mencapai 130 cm.

25. Channa ninhbinhensis


Channa ninhbinhensis mempunyai ciri ciri marking coklat kemerahan. Ikan gabus yang satu ini berasal dari Vietnam. Max Size nya hanya mencapai 27 cm.

26. Channa nox


Channa nox merupakan ikan channa yang langka dari perairan China.

27. Channa orientalis


Channa orientalis salah satu dari jenis channa berukuran kecil ini hanya dapat tumbuh hingga 10 cm. Cocok sekali dipelihara di aquarium karena ikan ini sangat mudah beradaptasi.

28. Channa panaw


Channa panaw alias Panaw Snakehead merupakan jenis ikan gabus yang relatif berukuran kecil karena ukuran maksimalnya ialah 14 centimeter saja. Panaw Snakehead ini berasal dari Myanmar dan ikan ini sangat jarang ditemukan di pasar indonesia.

29. Channa pardalis


Channa pardalis memeliki ciri ciri berwarna hitam dan biru dulunya mempunyai nama channa sp true blue. Ukuran maksimalnya hanya 17cm.

30. Channa pleurophthalma


Channa pleurophthalma alias Ocellated Snakehead ini mempunyai marking titik titik hitam di tubuhnya. Ikan gabus hias ini sangatlah aktif berenang sehingga membutuhkan aquarium yang memadai. Ukuran panjang masimum ikan gabus jenis ini mencapai 40 cm.

31. Channa pomanensis


Channa pomanensis memiliki ciri ciri yang hampir mirip dengan channa stewartii menurut saya. Channa pomanensis berasal dari sungai sungai di India. Panjang maksimal ikan gabus jenis Channa pomanensis mencapai 17 cm.

32. Channa pseudomarulius


Info tentang ikan gabus jenis Channa pseudomarulius ini sangatlah sedikit. Mungkin dengan foto dari TEA SIYI KAI ini dapat membatu.

33. Channa pulchra


Channa pulchra alias peacock snakehead merupakan salah satu ikan gabus hias yang berukuran kecil. Maksimal panjang dari ikan gabus ini ialah 30 cm. Channa pulchra ini cocok sekali dipelihara di aquarium kecil. Walaupun di gambar terdapat 3 channa dalam 1 aquarium sebaiknya channa jenis ini jangan di gabung dengan ikan lain.

34. Channa punctata


Channa punctata mempunyai dua sebutan yaitu spotted snakehead dan green snakehead. Channa ini tidak terlalu agresif dan maksimal ukuranya mencapai 30 cm.

35. Channa shingon


Channa shingon merupakan spesies baru yang berasal dari China. Masih jarang juga informasi terkait channa ini. Semoga foto dari @cheilinus ini dapat membatu.

36. Channa stewartii


Channa stewartii atau golden snakehead ini hampir mirip ya dengan channa shingon di atas. Apa mungkin saya salah gambar ?. Channa stewartii ini merupakan channa yang paling direkomendasikan jika ingin memlihara channa banyak di dalam 1 aquarium. Channa stewartii dapat tumbuh maksimal hingga 25 cm.

37. Channa Striata


Channa striata ini paling banyak juga dipelihara oleh hobbies di Indonesia. Channa striata mempunyai beberapa sebutan yaitu striped snakehead, common snakehead dan chevron snakehead. Channa striata ini dipasaran terdapat juga jenis albinonya. Tentunya harganya beda antara Channa striata normal dengan yang albino. Channa striata dapat tumbuh hingga 90 cm.


Referensi
  1. Muslim. 2007. Jenis-jenis ikan rawa yang bernilai ekonomis. UNSRI. Indralaya.
  2. Ardianto, D. 2015. Buku Pintar Budidaya Ikan Gabus. Yogyakatra: FlashBooks
  3. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi. 2006. Famili Channidae. Inventarisasi Keragaman Ikan Lokal Air Tawar Provinsi Jambi. 98 hlm.
  4. Andy O, S. Bin 2005. Modul Praktikum Biologi Perikanan. Jurusan Perikanan Fakultas Ilmu Kelautan Dan Perikanan. Universitas Hassanuddin. Makasar. 168 hal.
  5. Fujaya, Y. 2001. Biologi Dan Teknologi Teleostei. Institut Pertanian Bogor. Bogor.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar