Jumat, 07 Oktober 2022

Belut - Mengenal Lebih Jauh


Berbicara mengenai belut, sebenarnya banyak jenis belut yang berbeda beda di negara kita. Secara fisik memang nyaris sama, akan tetapi habitat atau tempat tinggal belut lah yang membedakan jenis jenis belut ini. Faktor habitat juga menentukan besarnya ukuran seekor belut
Berikut ini kami akan mengulas beberapa jenis belut yang ada di Indonesia sesuai dengan habitat belut tersebut. Beberapa jenis belut dibawa ini mungkin tergolong lebih besar dari jenis lainnya, dan beberapa lebih cocok untuk digunakan sebagai belut ternak atau budidaya

Sebagian orang hanya melihat dari satu sisi bahwa belut adalah hewan yang menyerupai ular. Sebenarnya untuk hewan ini memiliki jenis tersendiri. Dimana belut atau swamp ells belut, Sebagian masyarakat di indonesia seringkali dianggap sebagai hewan yang menjijikkan. Bukan hanya karena belut hidup di lumpur pada perairan yang tergenangi seperti sawah dan rawa-rawa. Bagi sebagian orang yang baru pertamakali melihat belut ini akan mengira binatang jenis ular. Namun untuk hewan belut ini tidak bersisik atau tidak memiliki sisik sama sekali.

Belut juga sering kali digolongkan ke dalam bangsa ikan karena ciri-cirinya, contoh yang paling menonjol, seperti bangsa ikan adalah mempunyai insang dan bergantung pada air. Sekalipun belut dapat bertahan hidup di dalam tanah becek atau lumpur tanpa air, bahkan sawah yang mengering, namum dalam bereproduksi belut tetap membutuhkan air. Pemijahan belut hanya akan terjadi selama musim hujan atau pada lingkungan yang mempunyai air.

Jenis-jenis Belut Air Tawar dan Air Laut
Ekosistem air memang selalu dihiasi dengan berbagai makhluk yang unik dan menarik. Selain ikan, jenis belut juga termasuk yang sering menghiasi ekosistem air. Belut sendiri terdiri dari beberapa jenis. Ada jenis belut air tawar dan air laut yang tentunya memiliki beragam karakteristik dan keunikan sendiri.

Perbedaan ini bukan hanya dari jenis air yang ditinggali saja. Namun ada banyak sekali poin tambahan yang menjadi pembedanya. Sedangkan jika berbicara mengenai manfaat belum, tentu ada banyak yang bisa didapat. Semua poin penting ini akan dijabarkan secara mendalam dan detail berikut ini:

Jenis Belut Air Tawar
Untuk jenis yang pertama, adalah jenis belut air tawar. Tentu saja, perbedaan jenis belut air tawar dan air laut akan terjawab pada pembahasan kali ini. Belut air tawar memang khusus tinggal di air tawar saja. Biasanya, belum semacam ini akan dimanfaatkan untuk menghiasi akuarium bagi pecintanya.

Karakteristik utama belut semacam ini adalah mendiami bagian dasar tempat hidupnya. Jika di akuarium, maka akan sering ditemukan di bagian bawah atau dasarnya. Untuk mengetahui semua karakteristik tiap jenis, maka akan diberikan daftarnya beserta uraiannya di bawah ini secara lengkap:
1. Belut Tire Track

Jenis belut air tawar yang pertama adalah Tire Track. Belut air tawar ini termasuk yang terbesar karena bisa memanjang hingga 70 cm. Sehingga, jika ingin memilikinya di akuarium harus menyiapkan akuarium dengan ukuran yang besar. Hal ini merupakan suatu keharusan agar belut bisa bergerak.

Sedangkan untuk bagian tubuhnya, akan terlihat jelas motif uniknya. Pada bagian atas, ada bagian gelap dengan warna pasir yang dikombinasikan dengan warna kuning cantik. Jika dilihat secara langsung, maka warna gelap akan lebih menonjol karena motif passing yang dominan pada tubuhnya.

2. Belut Zig Zag


Jenis belut air tawar dan air laut pasti memiliki pola yang hampir mirip. Seperti halnya belut bernama Zig Zag ini yang polanya hampir menyerupai jenis pertama. Jika bukan ahlinya, maka akan sulit membedakannya. Namun ada pembeda utama yang bisa dilihat, yaitu kerapatan pola dan warnanya.

Untuk jenis ini, pola pada tubuhnya lebih rapat dan lebih kecil serta membentuk zig-zag. Sedangkan untuk warnanya sendiri, jauh lebih pekat dari jenis yang pertama tadi. Lalu untuk untuk ukurannya, jenis belut satu ini bisa tumbuh hingga 90 cm sehingga membutuhkan media hidup yang cukup besar.

3. Belut Black Spotted


Belut Black Spotted tergolong belut yang sangat unik. Bisa dibilang unik karena pola yang muncul sangatlah berbeda dari belut lainnya. Saat belut ini menginjak usia dewasa, maka pola bintik hitam akan muncul secara merata ke bagian tubuhnya. Sehingga bagian tubuhnya akan didominasi pola ini.

Untuk ukurannya sendiri, belut ini bisa dibilang sedang dan tidak terlalu panjang. Hingga usia dewasa, belut ini maksimal bisa tumbuh sekitar 50 cm saja. Jika ingin menjadikan belut ini sebagai hiasan, maka sangatlah pas. Karena usia belut ini sendiri sangatlah panjang dan mampu hidup hingga usia 18 tahun.

4. Belut Electric


Jenis belut air tawar yang kelima adalah jenis belut Electric. Sesuai dengan namanya, belut ini bisa menghasilkan tegangan listrik sebesar 500 volt. Maka dari itu, belut ini tidak disarankan untuk dipelihara atau dimainkan oleh orang awam. Karena dengan listrik yang dihasilkan, bisa menyebabkan lumpuh.

Tidak sedikit kasus kematian yang disebabkan oleh belut ini terjadi pada manusia. Karakteristik utama belut ini adalah warna gelapnya yang polos tanpa corak. Untuk panjangnya sendiri bisa mencapai 2 sampai 2,5 meter. Maka dari itu, untuk memeliharanya dibutuhkan media hidup yang besar dan luas.

Jenis Belut Air Laut
Jika sudah mengetahui jenis-jenis belut air tawar, maka tidak akan lengkap jika tidak membahas belut air laut. Jenis belut air tawar dan air laut memang bisa dibedakan secara umum dari air tempat hidupnya. Namun untuk pembahasan kali ini, akan diuraikan juga mengenai karakteristik tiap jenisnya.

Karena memiliki media hidup di air yang berbeda, tentunya akan ada banyak perbedaan yang bisa dilihat. Mulai dari panjangnya, warnanya, bentuknya, dan lain-lain. Maka dari itu, simak penjabaran di bawah ini secara menyeluruh untuk mengetahui apa saja jenis belut air laut. Berikut daftarnya:

1. Belut Laut Gymnothorax Dorsalis


Belut satu ini sering dinamai dengan moray laut. Media hidup yang biasa dipakai oleh belut jenis ini adalah di perairan dengan lumpur dan pasir yang pekat. Jadi tidak bisa sembarang air laut bisa menjadi tempat hidup dari belut satu ini. Kedalaman tempat hidupnya sendiri sekitar 2 hingga 80 m di laut.

Karakteristik belut satu ini tergolong unik. Untuk jajaran giginya sendiri, terbilang cukup pendek pada bagian dalam dan agak panjang di bagian dalam. Sedangkan di bagian kepala, ada pori-pori yang menjadi ciri khasnya. Panjang belut ini bisa mencapai 126 cm selama masa hidupnya berlangsung.

2. Belut Laut Gymnothorax Isingteena


Belut air laut yang kedua ini memiliki pola unik yang sangat kentara. Pola bercak hitam yang tersebar di tubuhnya menjadi dominasi utamanya. Sedangkan untuk warna dasarnya adalah putih kekuning-kuningan. Belut ini banyak hidup di sekitar terumbu karang, sehingga pola tubuhnya untuk kamuflase.

Bercak ini akan menyebar secara merata ke seluruh bagian tubuhnya namun dengan pola yang tidak terstruktur. Hal ini sudah mencari ciri khas dari belut ini. Berbeda dengan jenis pertama, belut jenis ini bisa hidup lebih panjang lagi yaitu sekitar 180 cm. Jadi ukuran belut ini tidak bisa dikatakan kecil.

3. Belut Laut Gymnothorax Javanicus


Belut jenis ini biasa disebut juga sebagai belut raksasa. Kenapa dikatakan demikian? Karena ukuran tubuh belut ini adalah yang paling besar dibandingkan yang lainnya. Panjang belut ini sendiri bisa mencapai 3 meter dengan berat normal sekitar 30 kg. Jadi ukurannya tidak bisa diragukan lagi.

Motif badannya sendiri memiliki dominasi warna gelap yang terdiri dari cokelat dan hitam. Belut ini tidak melulu ditemukan di air laut. Meski media hidup utamanya adalah di dalam air laut, namun pernah juga ditemukan di air tawar dan air payu. Bisa dikatakan belut satu ini memang memiliki keunikan tersendiri.

4. Belut Laut Gymnothorax Pictus


Jenis selanjutnya adalah belut laut yang biasa disebut dengan nama belut macan tutul. Motif tubuh dari belut ini memang menyerupai macan tutul pada umumnya. Bintik kuning dan hitam mendominasi seluruh badan tanpa terkecuali. Mulai dari remaja, bintik-bintik ini akan mulai muncul di tubuh.

Belut ini juga tergolong besar untuk ukuran belut laut. Namun tetap tidak bisa mengalahkan belut raksasa. Dalam masa hidupnya, belut ini bisa hidup hingga memiliki panjang 300 cm dengan berat umum 30 kg. Dengan berat ini, belut macan tutul bisa dikatakan sebagai salah satu yang terbesar.

Itulah jenis belut air tawar dan air laut yang perlu dipahami. Selain jenis di atas, tentunya masih ada banyak jenis lainnya yang ada di perairan. Setiap jenis memiliki karakteristik yang berbeda. Ukuran panjangnya juga berbeda. Untuk itu, perlu dipahami jenisnya dengan baik agar mudah mengenalinya.

Jenis Jenis Belut di Indonesia
Belut juga dapat hidup di danau atau rawa-rawa yang tidak memiliki lumpur sekalipun. sehingga belut dapat dipelihara, seperti di dalam kolam, bak, akuarium, maupun dalam wadah lainnya, yang tanpa memiliki lumpur sebagaimana pemeliharaan ikan lainnya. Lalu apasaja jenis jenis belut?

Informasi ini memperjelas bahwa belut adalah ikan. jadi tidak ada hubungan antara belut dan ular, sekalipun tubuh kedua hewan tersebut, antara belut dan ular sangat mirip. akan tetapi kedua hewan ini berasal dari bangsa yang berbeda. 

Berikut di bawah ini akan kami suguhkan beberapa jenis belut di indonesia:

• Belut Sawah (monopterus albus)
• Belut Rawa (Synbrancus bengalensis)
• Belut MuaraBelut Laut atau sidat (Anguilla sp)

1. Belut Sawah (Monopterus albus)


Belut sawah biasanya sering sekali kita jumpai disekitar area persawahan atau sering juga kita jumpai di sekitaran tempat tinggal kita, belut sawah memiliki cir-ciri seperti berikut:
Warna kulit pada belut sawah lebih cerah dan memiliki panjang tubuh bisa mencapai hingga 45-50 cm ketika dewasa bobotnya bisa mencapai antara 200-300 gr/ekor, habitat hidup di area persawahan gerakan lincah dan sensitif terhadap getaran/gerakan makhluk lain. pada bagian kepala belut sawah lebih runcing dibandingkan ikan sidat.

Bentuk ekor lancip, bentuk mata lebih kecil Termasuk hewan hermaprodit (dapat berganti kelamin) Induk betina (siap kawin) pada saat umur dibawah 10 bulan dengan panjang 20–30 cm dan bobot 20 – 30 ekor/kg Induk jantan (siap kawain) pada umur diatas 10 bulan dengan panjang 35 – 45 cm dan bobot 4 – 8 ekor/kg. Memiliki tekstur daging yang lembut serta memiliki rasa yang sangat enak dan gurih, selain itu juga belut sawah memiliki gizi yang tinggi.

Belut sawah termasuk kedalam jenis ikan air tawar yang dapat dibudidayakan dengan mudah.

2. Belut Rawa (Synbrancus bengalensis)


Belut Rawa atau (Synbrancus Benglensis Mclell) adalah salah satu jenis belut yang banyak dikenal dan dijumpai di Indonesia. Berbeda dengan belut sawah yang banyak dijumpai di media yang banyak lumpur seperti di sawah-sawah dan diselokan kecil berlumpur. Maka belut rawa adalah jenis belut yang banyak dijumpai di habitanya yang mengandung air, seperti gambut dan sedikit memiliki lumpur. dikarena ketinggian air rawa lebih tinggi dibandingkan di sawah, maka belut rawa memiliki badan yang lebih panjang dibandingkan dengan belut sawah.

Untuk ukuran tubuh belut sawah memiliki perebandingan antara 1:30 dibandigkan dengan ukuran tubuh belut sawah yang hanya 1:20, maka tubuh belut rawa akan kelihatan lebih ramping dibandingkan dengan tubuh belut sawah dengan ukuran diameter yang sama.

Untuk jenis belut usia dewasa belut rawa juga lebih pajang dibandingka dengan belut sawah, yaitu mencapai 4 hingga lima bulan. hal ini di karenakan, belut sawah menyesuaikan diri dengan habitatnya yang akan mengalami kekeringan pada musim kemarau atau musim panen padi.

Sedangkan belut rawa tidak perlu menyesuaikan dengan kondisi lingkungan rawa yang biasanya air selalu berlimpah.itu di karena habitat belut rawa lebih banyak di air dari pada hidup di lumpur, maka belut rawa lebih memungkinkan untuk dibudidayakan di air bening tanpa memerlukan/menggunakan lumpur.

Ciri-ciri Fisik:
jika kita lihat dari fisik, belut rawa hampir tidak berbeda dengan belut sawah, namun ada beberapa perbedaan antara lain:
1. bisa kita lihat pada warnanya yang lebih gelap, yaitu: kulit punggung coklat tua sampai kehitam-hitaman, warna kulit perut putih
2. memiliki tubuh yang lebih panjang, perbandingan diameter dan panjang 1:30
3. dan lebih besar, saat mencapai pada usia dewasa 4-6 bulan

Habitat:
Belut rawa banyak dijumpai pada rawa-rawa air tawar. di daerah Sumatera bagian timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan

3. Belut Muara (Macrotema caligans)


Ciri-ciri belut muara:
ciri-ciri belut rawa memiliki warna kulit coklat pucat dan panjang tubuh bisa mencapai 60-70 cm ketika dewasa belut rawa bobotnya bisa mencapai hingga 250 – 400 gr/ekor untuk habitat sendiri hidup di area muara atau tambak dekat laut gerakan lambat namun sangat kuat. Bagian kepala seperti ujung terompet bentuk ekor seperti pedang, bentuk mata lebih kecil dari sidat serta memiliki bau lebih amis yang mencolok serta memiliki tekstur daging yang kasar jika di bandingkan dengan belut sawah. serta memiliki gizi yang tinggi, dan memiliki rasa yang enak,gurih.

4. Belut Laut atau sidat (Anguilla sp)


Sampai dengan saat ini belum ditemukan pembudidaya belut jenis ini. Sidat adalah sejenis ikan yang menyerupai ular dan belut, umumnya sidat banyak hidup dilaut, akan tetapi ada pula sidat yang hidup diair tawar yaitu Anguilla sp.

Ciri-ciri ikan sidat:
sidat memiliki bentuk tubuh yang panjang seperti belut namun lebih pipih memiliki 2 sirip di dekat kepala Bentuk ekor lebar, Bentuk kepala seperti ular Habitatnya biasanya hidup diair tawar (angguilla sp), sungai besar dan kali. Tekstur daging yang sangat lembut dibanding belut.l dan Permukaan kulit sangat halus dibanding belut. Memiliki kemampuan hidup lebih tinggi dari belut pada umumnya. Tubuhnya sangat licin dan lembut Bobot tubuh bisa mencapai 500 gr lebih/ekor Bereproduksi dilautan dan setelah menjadi larva (eel glass) bergerak menuju perairan tawar sampai siap bereproduksi baru kembali keberbau.

Perbedaan antara Belut & Sidat Air Tawar

Belut sawah yang sedang menggerombol. (Drriss / inaturalist.ca)

Jika bicara soal ikan yang bertubuh panjang, maka belut & sidat bakal menjadi nama yang muncul di benak banyak orang. Hal yang sungguh wajar karena kedua ikan tersebut memang memiliki tubuh yang panjang layaknya ular. Penampilan belut & sidat yang khas lantas menyebabkan kedua ikan tersebut amat mudah dibedakan dari ikan jenis lainnya.

Karena belut & sidat sama-sama memiliki tubuh berbentuk panjang, tidak sedikit yang beranggapan kalau belut & sidat adalah hewan yang sama. Padahal faktanya, kedua hewan tersebut merupakan jenis hewan yang berbeda 1 sama lain & memiliki cara hidupnya masing-masing. Jadi artikel kali ini bakal membahas perbedaan yang dimiliki oleh belut & sidat air tawar.

SIRIP
Belut seolah-olah tidak memiliki sirip karena siripnya berukuran amat kecil & nyaris tidak terlihat. Sidat memiliki sirip yang terlihat jelas pada bagian dada, punggung, & ekornya.

Seekor belut sawah (Monopterus albus). (Kim / inaturalist.ca)

Sepasang sidat Jepang (Anguilla japonica). (lapetitnoisette.com)

CARA BERGERAK
Belut tidak bisa berenang & hanya bisa bergerak dengan cara merayap seperti ular. Sidat bisa berenang dengan cara meliuk-liukkan tubuhnya sambil melayang di air.

HABITAT
Belut hanya bisa hidup di air tawar. Sidat hidup di air laut saat masih kecil, namun hidup di air tawar saat sudah dewasa.

KEMAMPUAN BERNAFAS
Belut bisa hidup di tempat dengan kadar air & oksigen yang rendah (misalnya di sawah yang berlumpur) karena belut bisa menghirup oksigen langsung dari udara. Sidat tidak bisa hidup di tempat dengan kadar air & oksigen yang rendah.

Belut bisa hidup di tempat yang airnya sedikit. (arenahewan.com)

Sidat hanya bisa hidup di tempat yang airnya banyak. (tanipedia.co.id)

SARANG
Belut membuat sarang dengan cara menggali terowongan di dalam tanah & lumpur. Sidat tidak membuat sarang.

JENIS KELAMIN
Belut yang baru menetas selalu berjenis kelamin betina, namun kemudian berubah menjadi pejantan saat sudah mencapai usia tertentu. Sidat yang baru menetas bisa berjenis kelamin betina / jantan.

ANAKAN
Anak belut bentuknya mirip dengan belut dewasa. Anak sidat / leptosefalus bentuknya tidak mirip dengan sidat dewasa, tetapi menyerupai lembaran daun yang bergaris-garis.

Bayi sidat / leptosefalus. (alchetron.com)

NAMA DALAM BAHASA INGGRIS
Belut dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama "swamp eel". Sidat air tawar dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama "freshwater eel" atau hanya "eel".

KLASIFIKASI ILMIAH
Belut dalam klasifikasi ilmiah termasuk dalam famili Synbranchidae. Sidat dalam klasifikasi ilmiah termasuk dalam famili Anguillidae. 

KLASIFIKASI BELUT & SIDAT
Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Actinopterygii


REFERENSI
  1. Peaslee, A.. "The Cycle of Life...". (bioweb.uwlax.edu/ bio203/ s2009/ peaslee_alex/ Anguilla_Japonica/ Life_Cycle.html)
  2. Sarwono, B.. 2001. "Budidaya Belut dan Sidat". Penebar Swadaya, Jakarta.
  3. Smith, D.G.. "Order Anguilliformes". (www.fao.org/3/y4161e/y4161e06.pdf#[0,{%22name%22:%22FitH%22},777])




Tidak ada komentar:

Posting Komentar